#HUTRI74

Rayakan Kemerdekaan, Ribuan Orang Padati  Masjid Istiqlal Ikuti Jakarta Murajaah

gomuslim.co.id – Dalam mengekspresikan kecintaan kepada Indonesia, terlebih di hari kemerdekaan tentu berbeda-beda. Salah satunya yang dilakukan oleh 15.000 orang yang datang ke Masjid Istiqlal untuk mengikuti kajian, takshow serta murajaah yang diadakan oleh Ms Glow Aesthetic Clinic.

Agenda yang mengundang para penghafal Quran dan santri Maskanul Huffadz ini bekerjasama dengan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal dengan tema Merdeka Bersama Alquran. Serta menghadirkan KH Deden Muhammad Makhyaruddin, Ustadzah Oki Setiana Dewi dan Ustadz Hidayat Nur Wahid sebagai pembicara.

Ustadz Hidayat Nur Wahid mengaku bersyukur atas digelarnya Jakarta Murajaah yang kedua kali setiap tanggal 17 Agustus. Dalam pemaparannya ia juga mengajak para peserta untuk mengingat jasa para pahlawan yang juga ulama dalam memerdekakan Indonesia.

“Bung Tomo, saat membakar semangat para pejuang pada masa itu dengan ‘Allahu Akbar! Merdeka!’,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para pejuang pada masa itu juga adalah para ulama yang menghafal Alquran, juga fasih berbahasa Arab.

 

Baca juga:

Refleksi Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, Yuk Merdeka dari Riba!

 

“Ada lagu yang sangat luar biasa, lagu Hari Merdeka, lagu Syukur. Ada yang tau siapa penciptanya? Ya H Mutahar, sempat dikira H itu Hans. Bukan H itu Husein al Mutahar. Atau nama lengkapnya adalah al Habib Muhammad bin Huseain al Mutahar, beliau adalah seorang habib. Bayangkan, seorang habib yang juga sosok dibalik Gerakan Pramuka di Indonesia. Kalau adik-adik juga anggota Paskibraka, itu beliau yang pertamakali menciptakan Paskibraka,” tandasnya.

Ustadz Hidayat Nur Wahid yang juga akrab dipanggil Ustadz HNW ini juga mengajak para peserta kajian untuk bersama menyanyikan lagu Syukur yang membuat suasana menjadi khidmat.

“Kenapa seorang habis menciptakan lagu, karena itulah seorang Umat Islm harus mencintai Indonesia dengan luar biasa, dengan semangat penuh rasa syukur,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan seorang ulama yang mendalami Alquran sangat paham bahwa dalam Alquran sudah sejak awal mengajarkan tentang kemerdekaan manusia, ia menjabarkan tafsir ayat yang turun pertama kali serta QS Al Fath yang berarti tentang Kemenangan.

 

 

“Pemahaman Alquran yang baik, bukan justru membuat seseorang menjadi anti sosial, anti bermasyarakat, sibuk dengan golongannya sendiri. Justru semakin bagus pendalamannya akan Alquran maka semakin bagus akhlaknya, sudah pasti cerdas. Banyak sekali beasiswa bagi penghapal Alquran karena asumsinya jika sanggup menghafal Alquran pasti bisa menerima ilmu lainnya dengan baik,” kata Wakil Ketua MPR ini.

Setelah kajian, acara dilanjutkan dengan Murajaah Surat Al Isra’ dan  Talkshow bersama Ustadzah Oki Setiana Dewi, Ria Ricis, Dhini Aminarti dan Alyssa Soebandono. (nov/gomuslim)

 

 

Baca juga:

Buka Rumah Tahfidz, Oki Setiana Dewi Tawarkan 10 Beasiswa untuk Akhawat


Back to Top