PBNU Manfaatkan Tanah Wakaf 7 Hektar untuk Bangun Pesantren

gomuslim.co.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menjadikan tanah wakaf di Karanganyar dan Klaten sebagai sebagai proyek pilot pesantren NU. Hal tersebut dilakukan setelah menerima wakaf tanah 70 ribu m² di Karanganyar dan 1.000 m² beserta bangunannya di Klaten.

“Pesantren Karanganyar dan Klaten ini jadi pilot project. Dari 23.300 pesantren yang terafiliasi dengan PBNU, masih sedikit pesantren yang betul-betul dimiliki oleh NU secara kelembagaan. Kebanyakan dimiliki secara personal,” ujar Ketua Pengurus Pusat Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) PBNU KH Abdul Ghofarrozin.  

Menurut Gus Rozin, sapaan akrabnya, wakaf tanah dari Budi di Klaten akan dijadikan sebagai pesantren tahfidz. Pesantren tersebut akan dikelola langsung oleh PBNU.

Tanah wakaf dari Sutari di Karanganyar menurutnya sangat penting. Pasalnya, kehadiran pesantren NU di sana dianggap penting untuk menyediakan layanan pendidikan pesantren NU di samping kehadiran pesantren luar NU di Karanganyar, Jawa Tengah.

Di samping itu, lokasi di sana juga sangat strategis karena hanya berjarak 40 menit dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. Tak hanya itu, kontur tanah yang naik turun juga menjadi daya tarik tersendiri.

Gus Rozin berharap tanah tersebut dapat dijadikan pesantren percontohan dengan, misalnya, semua cabang NU mengirimkan murid terbaiknya selain juga inspirasi dalam wakafnya. “Kami berharap wakaf semacam ini bisa jadi inspirasi agar semakin banyak pesantren NU,” ujarnya.

 

Baca juga:

200 Pesantren Banten Dapat Bantuan Akta Notaris dari RMI PBNU

 

Ia mengharapkan pesantren tersebut melahirkan kader-kader NU yang dapat disebarkan ke ranah nasional maupun internasional. “Dari sana muncul kader-kader terbaik NU yang bisa disebarkan ke internasional dan nasional,” harapnya.

Jika pun tidak dikelola oleh PBNU secara langsung, Gus Rozin memberikan opsi lain agar dikelola oleh pesantren terdekat. “Bisa juga dikelola pesantren terdekat,” katanya.

“Tidak lupa kami berterima kasih kepada wakif hadir di sini untuk menyerahkan secara langsung kepada ketua umum,” tutupnya.

Penyerahan wakaf tanah sendiri dilakukan secara resmi oleh pihak wakif kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj selaku nazir di Gedung PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin (19/8) lalu. (jms/nuonline)

 

 

Baca juga:

Ini Empat Indikator Utama Pesantren Hijau dari LPBI PBNU

 

 

 

 


Back to Top