Ini Pengaruh Besar Pesepakbola Muslim Inggris

gomuslim.co.id - Anggota Dewan Asosiasi Sepak Bola (FA), Rimla Akhtar menyebutkan Muslim Inggris yang bergabung dengan olahraga sepak bola semakin banyak. Hal tersebut berkat hadirnya pesepakbola panutan Muslim seperti Mohamed Salah dan Sadio Mane.

“Sebagai mantan ketua Yayasan Olahraga Wanita Muslim (MWSF), saya selalu melihat selera untuk bermain sepak bola dari gadis-gadis Muslim. Jika kita bisa membawa lebih banyak orang yang terlihat seperti mereka dan mengerti cara bekerja dengan mereka, jumlahnya akan terus berlanjut, membengkak," ujarnya seperti dilansir dari publikasi About Islam, Kamis (22/08/2019).

Sebagai penggemar Liverpool, Rimla Akhtar mengaku melihat dampak Mo Salah, Sadio Mane dan pemain lain terhadap komunitas Muslim. “Sungguh menakjubkan bahwa semua penggemar sepak bola memiliki poster mereka di dinding. Ketika tumbuh dewasa, saya memiliki salah satu dari John Barnes!” katanya.

Akhtar sendiri merupakan ketua Yayasan Olahraga Wanita Muslim yang juga duduk di Dewan FA. Dia percaya lebih banyak pesepakbola Muslim daripada sebelumnya.

“Ketika saya mulai bermain sepakbola pada usia tujuh tahun, tidak banyak orang yang terlihat atau merasa seperti saya. Tetapi ketika saya mulai mengenakan jilbab, syukurlah rekan setim saya lebih peduli pada keterampilan sepakbola saya daripada apa yang saya kenakan,” ungkapnya.

Akhtar ingat bagaimana dia bekerja dengan FA untuk mempromosikan inklusi untuk tidak hanya Muslim tetapi orang-orang dari semua latar belakang, terutama mereka yang secara tradisional dikecualikan.

"Salah satu momen paling membanggakan saya adalah bekerja dengan Pangeran Ali bin Al Hussein dari Yordania untuk membantu mencabut larangan jilbab di sepakbola pada 2007," katanya.

 

Baca juga:

Penelitian Stanford University: Mo Salah Bantu Kurangi Islamophobia di Liverpool

 

Menurutnya, kampanye tersebut didukung oleh FA dan butuh hampir satu dekade untuk mencapainya dan mengirim pesan kepada gadis-gadis muda Muslim. “Saya akan mengatakan industri pada umumnya, bahwa sepakbola adalah untuk semua orang," ucapnya.

Model Peran Wanita

Meskipun banyak yang memandang Salah dan Mane sebagai panutan mereka, Akhtar percaya bahwa waktunya telah tiba untuk menemukan dan melatih lebih banyak pemain, pelatih, dan pada akhirnya ada panutan Muslim dari kalangan wanita.

“Gadis-gadis Muslim datang dari berbagai latar belakang budaya dan minoritas memiliki beberapa kendala budaya yang kompleks untuk diatasi. Hal utama yang harus diketahui oleh kaum muda Muslim adalah mereka dapat bermain sepakbola di lingkungan yang aman dan inklusif di Inggris. Ini cara mereka mengekspresikan diri,” paparnya.

Adapun peran model Muslim Inggris diantaranya Walikota London Sadiq Khan, atlet Mo Farah, pemain sepak bola Mo Saleh, dan bintang TV British Bake Off TV Nadiya Hussain.

Warga Inggris mengubah pendapat mereka tentang Muslim di Liga Premier. Olahragawan Muslim yang penuh gaya dan setia dari Liga Premier Inggris (EPL) memiliki efek mendalam pada persepsi salah tentang agama mereka. (jms/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Meski Puasa, Duo Bintang Muslim Ini Bantu Liverpool Menangkan Liga Champions ke-6


Back to Top