Ini Kata Muslim Biker Indonesia Terkait Buruknya Kualitas Udara Jakarta

gomuslim.co.id Meski per hari ini, Kamis (22/08/2019) kualitas udara Jakarta terbilang membaik dari hari-hari sebelumnya. Namun, berdasarkan data airvisual Ibu Kota masih masuk 10 besar kota terpolusi di dunia yakni ada di urutan keenam.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebut kawasan Industri menjadi kawasan penyumbang polusi terbanyak. Adapun kawasan itu adalah Jakarta Utara dan Jakarta Timur dengan adanya kawasan industri Pulogadung.

"Dari sumber tidak bergerak, polusi dari kawasan yang banyak industrinya di Jakarta," kata Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan. Sementara, sumber terbanyak polusi kedua menurutnya adalah limbah dari kendaraan.

 

Baca juga:

Komunitas Muslim Biker Indonesia: Bersyiar Sambil Touring Motor

 

Menanggapi buruknya kualitas udara Jakarta, sekjen Muslim Biker Indonesia Rizkon mengatakan bahwa sebaiknya masyarakat bijak dalam penggunaan sepeda motor. Menurutnya, untuk keseharian berangkat bekerja dan lain sebagainya lebih baik menggunakan angkutan umum.

“Apalagi mobil ya, sangat besar emisinya sehingga lebih baik mencari alternatif lain untuk keseharian,” ujarnya saat ditemui gomuslim di Jatinegara.

Sementara menurut Divisi Touring Moge MBI Agus Purnama, sebaiknya masyarakat tak perlu berlebihan dalam penggunaan kendaraan bermotor.

“Ada ayat yang berbunyi innal-mubazziriina kaanuuu ikhwaanasy-syayaathiin, wa kaanasy-syaithoonu lirobbihii kafuuroo, Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya, Artinya kalau punya motor manfaatkan, satu aja nggak usah terlalu banyak. Jadikan alat mencari nafkah misalnya, untuk bekerja dan lainnya. Tidak usah berlebihan sehingga dapat menyumbangkan polusi yang berlebihan pula,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Agus, dalam aturannya pelanggaran lalu lintas masyarakat memang diharuskan untuk secara berkala memeriksa kendaraan.

“Kalau rajin kontrol kendaraan akan sangat membantu pengurangan polusi,” tambahnya.

Menurutnya, sebagai warga negara sudah seharusnya kita taat dan disiplin pada aturan yang dibuat pemerintah selaku ulil amri.

“Taat pada pemimpin dan taat pada diri sendiri, disiplin dalam berkendara,” tandasnya. (nov/dbs/lip6/gomuslim)

 

Baca juga:

Komunitas Muslim Biker Indonesia Siap Jelajah Arab Saudi dengan Moge pada Maret 2018


Back to Top