Kampanye Dua Dekade Lebih, Muslim Lancashire Ingris Akhirnya Dapat Tempat Pemakaman Baru

gomuslim.co.id – Muslim Lancashire, Inggris akhirnya mendapat lahan untuk mengakomodasi pemakaman komunitas Muslim di masa mendatang. Dewan Burnley, Lancashire memberikan tempat di Burnley Cemetery setelah komunitas muslim berkampanye selama lebih dari dua dekade.

Wakil Queensgate di Burnley Council, Cllr Mohammed Ishtiaq mengaku senang dengan kabar ini. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para pejabat dewan dan tim administrasi atas pekerjaan yang telah dilakukan.

"Sulit untuk diukur, tetapi kami percaya ada ruang untuk sekitar 200 kuburan dan ini akan cukup untuk beberapa tahun ke depan. Kami sangat, sangat bahagia," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Asian Image, Jumat, (23/08/2019).

Ishtiaq telah memimpin tugas untuk menemukan ruang baru atas nama para pemimpin dan warga Muslim lainnya. Namun, upaya untuk mendapatkan ruang ekstra di Burnley Cemetery dimulai pada pertengahan 1990-an ketika mantan anggota dewan Burnley Mozaquir Ali berkampanye untuk masalah ini.

Terkait lahan baru, Ali mengatakan bahwa komunitas Muslim sangat senang dengan keputusan dewan yang menawarkan situs yang cocok dan pas untuk pemakaman Muslim.

“Ini adalah hasil dari perjuangan kami, puncak dari pertemuan dan dialog dengan dewan selama bertahun-tahun. Kami berbesar hati karena sekarang dapat menguburkan orang-orang terkasih di tanah yang lebih tepat dan cocok,” katanya.

 

Baca juga:

Ini Pengaruh Besar Pesepakbola Muslim Inggris

 

Islam sendiri menyerukan untuk menghormati manusia baik hidup atau mati. Jenazah Muslim harus segera dibawa ke kamar mayat untuk dimandikan dan dikuburkan. Dua atau tiga orang dewasa Muslim harus memandikan tubuh jenazah dan kemudian mengenakan kain kafan. Sebelum penguburan, doa pemakaman harus dilakukan.

Pemakaman harus dilakukan sesegera mungkin. Makruh (tercela) bila menunda penguburan orang mati. Pemakaman dalam Islam selalu sederhana tanpa layanan yang rumit atau peti mati mewah. (jms/asianimage/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Ditolak Cambridge, Remaja Muslim Ini Malah Dapat Beasiswa dari MIT AS


Back to Top