Muslim Travelers, Kini Ada Wahana Balon Udara di Bromo

 

gomuslim.co.id - Untuk menikmati wahana balon udara, kali ini ada wisata naik balon udara yang diselenggarakan oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Yang berada di areal wisata Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Dari balon udara raksasa ini, sahabat gomuslim bisa menikmati pemandangan alam Gunung Bromo dengan di ketinggian mencapai 50 meter. Terbang dengan naik balon udara, kamu akan disuguhkan pemandangan indah dari keseluruhan Bukit Teletubbies, Gunung Batok dan Gunung Semeru yang berada di dalam kawasan TNBTS.

Wahana baru tersebut, sengaja didatangkan oleh Pihak TNBTS dan pemerintah setempat, guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

Adanya wahana balon udara di lautan pasir, banyak mengundang daya tarik wisatawan yang tengah berlibur di Bromo. Baik wisatawan lokal hingga domestik, penasaran ingin mencoba naik wahana balon udara.

Namun demikian, sebelum naik pengunjung wajib mengisi formulir untuk data sertifikat Bromo terbang 60 kaki di atas tanah atau 'just have flown' (baru saja terbang).

Untuk menaikinya, pengunjung hanya merogoh kocek Rp 500 ribu untuk sekali terbang, dengan lama durasi sekitar 15 menit. Dari balon udara, anda bisa melihat kawah Gunung Bromo, Batok, Pasir Berbisik dan Bukit Teletubbies.

Salah seorang pengunjung Bromo, Puji Anugerah mengatakan, ada sensasi tersendiri saat naik balon udara. Biasanya melihat Gunung Bromo dari lautan pasir, namun kali ini bisa dari langit menggunakan balon udara.

 

Baca juga:

Syarat Festival Balon Udara Diperketat pada Libur Lebaran Tahun Ini

 

"Meski mahal namun ada sensasi tersendiri, saat melihat Gunung Bromo dari ketinggian. Kuncinya harus berani, tapi tetap aman karena dipandu istruktur dan pilot yang sudah memiliki lisensi terbang," ungkapnya.

Sementara Camat Sukapura, Bambang Heriwahyudi mengatakan, adanya balon udara memberikan wahana baru di kawasan strategis di Gunung Bromo, pasalnya wisatawan bisa melihat Gunung Bromo dari ketinggian.

Dijelaskan Bambang, biasanya balon udara baru bisa dinikmati, jika berkunjung ke 7 negara. Seperti Turki, Meksiko, New Zealand, Austria, Tanzania, Switzerland, Perancis dan Kutub Utara.

"Semoga adanya balon udara ini, bisa mendongkrak kunjungan wisatawan. Jika nantinya makin ramai, bukan tak mungkin akan ada event balon udara yang lebih besar dan mengundang dan penggemar dari luar negeri," katanya.

Untuk diketahui, wahana balon udara belum ada rencana untuk seterusnya menjadi atraksi wisata, melainkan hanya mulai tanggal 17 Agustus sampai tanggal 25 Agustus 2019.

Berikut adalah paket wisata yang bisa kamu pesan;

Glow Exhibition

Glow Exhibition ini untuk kamu yang ingin datang pada saat matahari terbit tepatnya pada pukul 05:00 - 06:00 pagi, kamu bisa datang menyaksikan pertunjukan glow exhibition balon udara ini secara gratis.

Cold Inflation

Cold Inflation adalah kegiatan berfoto di dalam balon udara dan mengenal balon udara dari dekat namun tidak terbang.

Harga tiket untuk tipe Cold Inflation adalah Rp 150 ribu per orang.

Ballon Ride Static (Indonesia)

Di sini kamu bisa melakukan penerbangan dengan menggunakan balon udara di titik yang sama dengan ketinggian 50 meter selama 10 menit.

Kamu sudah bisa menyaksikan dengan pemandangan Gunung Semeru, Bromo dan Batok dari atas ketinggian.

Harga tiket untuk jenis Ballon Ride Static adalah Rp 500 ribu per orang, harga tiket sudah termasuk Cold Inflation dan juga asuransi jiwa hingga Rp 10 juta.

Balloon Ride Static + Bromo Tour (Indonesia)

Paket ini kamu bisa menikmati penerbangan Balon udara di titik yang sama, dengan ketinggian maksimal 50 meter selama 10 Menit dengan pemandangan gunung Semeru, Bromo dan Batok.

Harga paket ini sudah termasuk Share Jip tujuan Sruni Point, Pasir Berbisik dan Gn Bromo, Makanan Ringan, Certificate of Experience, dan Asuransi menunjang Rp.10 juta. (nov/dbs/bisnis/flytour/det)

 

Baca juga:

Indonesia Turut Ramaikan Festival Balon Udara Panas Internasional di Cappadocia Turki


Back to Top