#KabarHaji

Tradisi Unik Warga Muslim di Madura: Ganti Nama Setelah Pulang Haji

gomuslim.co.id – Lazimnya di Indonesia, orang yang baru pulang dari Tanah Suci menunaikan ibadah haji umumnya punya sebutan baru. Bagi laki-laki biasanya dipanggil dengan panggilan 'Pak Haji', sedang perempuan dipanggil 'Bu Haji'. Panggilan itu tak ubahnya bentuk penghormatan orang yang sudah menunaikan ibadah haji.

Tapi di Pamekasan, Madura, lebih dari itu. Ada tradisi unik jemaah haji asal Pamekasan, mereka mengubah nama mereka setelah selesai menunaikan puncak haji. Perubahan nama itu merupakan pemberian kiai mereka, yang diberikan kepada jemaah lewat secarik kertas bertuliskan nama dalam bahasa Arab, sejak masih berada di Makkah.

 

Baca juga:

Unik, Ini Tujuh Tradisi Khas Perayaan Idul Fitri di Indonesia

 

Seperti Mistiya (58), jemaah haji asal Pamekasan ini mengaku sudah mengubah namanya menjadi Hj Siti Solihah. Sementara suaminya, Sapari (63) berubah nama menjadi H Syamsuddin.

"Saya mendapatkan nama baru ini dari KH Muhammad Hariri. Kita semua yang meminta diberi nama baru lalu ditulis dalam sebuah kertas putih," kata Mistiya saat ditemui Media Center Haji, beberapa waktu lalu di hotelnya di Mekah, Arab Saudi.

Menurut Mistiya, nama-nama baru itu memang sengaja diberikan langsung oleh kiai pembimbing ibadahnya. Setelah selesai menunaikan ibadah haji, jemaah asal Madura ini berkumpul dengan pembimbing hajinya dan diberikan nama-nama barunya.  "Tidak dipungut biaya (saat meminta nama baru)," ujarnya.

Setelah mendapatkan nama baru, Mistiya dan suami lalu mengabarkan kepada anaknya di Pamekasan Madura. Selain anak, nama baru juga akan diumumkan kepada keluarga dan tetangga dekatnya.

"Foto dan nama barunya akan dicetak lalu dipigura dan ditempel di atas tembok buat hiasan dinding sekaligus mengumumkan kepada para tetangga nama baru kami setelah haji," ujar Mistiya. (nov/dbs/viva)

 

Baca juga:

Inilah Berbagai Tradisi Unik di Indonesia Sambut Tahun Baru Islam


Back to Top