Setelah Sukses di MUFFEST 2019, Tahun Depan IFC Targetkan Lebih Banyak Pengunjung

gomuslim.co.id Keberhasilan ajang Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2019, memberikan semangat tersendiri untuk Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Dyandra Promosindo selaku penyelenggara. MUFFEST 2019 berhasil menorehkan total nilai transaksi sebesar 40,3 miliar rupiah serta mencatat 51.971 jumlah pengunjung.

Masih dengan target Indonesia untuk menjadi barometer fashion muslim dunia, Indonesian Fashion Chamber dan Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan MUFFEST untuk kelima kalinya yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 sampai 23 Februari 2020 di area Plenary Hall, Main Lobby, dan Cendrawasih di Jakarta Convention Center.

MUFFEST 2020 akan kembali menghadirkan exhibition (pameran dagang) yang memperkuat konsep ritel atau B2C (Business to Customer) dan mengarahkan pada B2B (Business to Business). Menunjang pameran, digelar fashion show yang menampilkan karya-karya dari desainer busana muslim Tanah Air.

 

Baca juga:

IFC Kembali Gelar Muslim Fashion Festival Indonesia MUFFEST 2019

 

Sejak 2019, MUFFEST 2019 mengusung konsep sustainable fashion dimana produk fashion item harus ramah lingkungan. National Chairman IFC, Ali Charisma mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian akan lingkungan dimana fashion dianggap penyebab sampah tertingg, karena sulitnya terurai dan menjadi sampah yang menumpuk.

“Dari sinilah perlu dimulai, dari busana muslim dulu karena filosofi busana muslim kan sangat luar biasa. Bukan hanya artinya menutup aurat, tetap stylish tapi juga kelakuannya harus baik cara produksi busana muslimnya juga harus baik. Baiknya gimana yaitu menjaga lingkungan, memperhatikan tenaga kerja dan karyawan. Banyak hal yang memang sudah jadi tuntutan dunia bahwa suistanable fashion ini penting sekali kedepannya,” paparnya saat ditemui setelah launching MUFFEST 2020 di Stadion Aquatik Gelora Bung Karno Jumat (30/8/2019).

Lebih lanjut kata Ali, masalah sampah dan fashion bukanlah masalah baru sebenarnya, tapi masalah lama yang sering didengar namun perlu dijalankan dan di-push dengan asosiasi yang serentak.

“Bagaimana kita juga mendidik para konsumen untuk merawat supaya barang itu awet, Seperti saya pakai baju bahan polyster dengan design klasik bisa dipakai 10 tahun, itu sangat membantu dibanding bahan yang dari alam, mudah terurai tapi cuma dipake skali, kan malah jadi ngotorin alam ya,” tambahnya.

Semenetara menurut GM Operasional Dyandra Promosindo, Apriani MUFFEST 2020 juga akan kembali menggelar kegiatan yang inspiratif dan interaktif, antara lain talkshow, fashion presentation, serta kompetisi Next Face MUFFEST, dan Modest Young Designer Competition (MYDC) untuk menjaring talenta berbakat sebagai generasi penerus dalam industri fashion muslim di tanah air.

“Baik pendapatan dan pengunjung dari tahun ke tahun semakin banyak. Dan untuk tahun 2020, kami targetkan visitors nya mencapai 50ribu plus” paparnya.

Acara launching MUFFEST 2020 ditutup dengan menampilkan trunk show yang menampilkan koleksi dari para desainer yang akan berpartisipasi di MUFFEST 2020. Sejumlah desainer yang akan menampilkan karyanya adalah Adi Barlan, Deden Siswanto, ETU, Hannie Hananto, Irma Intan, Irna Mutiara, KAMI, Lisa Fitria, Monika Jufry, Nuniek Mawardi, dan Rosie Rahmadi. (nov/gomuslim)

 

 

Baca juga:

MUFFEST 2019 Dukung Indonesia Jadi Kiblat Muslim Fashion Dunia


Back to Top