Lebih dari 150 Spesialis Bahas Usulan Standar Pembangunan Masjid Saudi

gomuslim.co.id – Lebih dari 150 spesialis konstruksi dan akademisi berpartisipasi dalam lokakarya Standar Konstruksi Masjid. Kegiatan yang digagas Kementerian Urusan Islam, Panggilan, dan Bimbingan Arab Saudi ini berlangsung selama dua hari, pada hari Rabu dan Kamis, (28-28/08/2019) lalu.

kegiatan ini digelar di bawah perlindungan Menteri Urusan Islam, Panggilan dan Bimbingan Sheikh Dr. Abdullatif Al-Asheikh, dan diresmikan oleh wakilnya, Dr. Youssef bin Saeed. Tema yang dibahas diantaranya mengenai perencanaan kota dan teknik untuk membangun masjid, desain arsitektur, operasi dan pemeliharaan, serta ketentuan dan peraturan tentang konstruksi.

Mohammed bin Saleh bin Saeed, wakil menteri dari kementerian untuk urusan masjid, mengatakan gagasan pembentukan standar tersebut merupakan hasil dari praktik yang tidak menguntungkan yang dilakukan di beberapa masjid.

“Ini bertujuan untuk mencapai konstruksi modern untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, membangun aspek estetika dan fungsional untuk mencerminkan kesucian masjid, dan mengoptimalkan efisiensi energi,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Arab News, Minggu, (01/09/2019).

Bin Saeed mencatat dukungan dan tindak lanjut dari menteri dan wakilnya, yang berkontribusi pada keberhasilan lokakarya.

Mishary bin Abdullah Al-Naim, sekretaris jenderal Abdullatif Al-Fozan Award untuk Arsitektur Masjid, mengatakan semua draft yang diuraikan akan kompatibel dan konsisten dengan standar bangunan Saudi. Selanjutnya, ini akan ditinjau dan dipelajari oleh pihak Al-Fozan Award.

 

Baca juga:

GEA Saudi Berikan Beasiswa Batch Pertama untuk Program Entertainment di Central Florida University

 

Standar konstruksi masjid akan ditetapkan, disepakati dan diadopsi oleh enam komite khusus sesuai dengan kementerian dan award.

Komite akan diwakili oleh Kementerian Urusan Islam, Panggilan dan Bimbingan, Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan, Kementerian Energi, Komite Nasional Kode Bangunan Saudi, para pakar dari universitas Saudi dan spesialis dalam pembuatan standar.

Al-Naim mengatakan lokakarya serupa akan diadakan untuk membahas rancangan akhir yang dicapai oleh komite, untuk memastikan penerapannya dan memeriksa apakah ada rekomendasi dan komentar dari para ahli dan spesialis yang berpartisipasi.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Urusan Islam, Panggilan dan Bimbingan untuk dukungannya untuk lokakarya. “Ini mencerminkan keinginan kementerian untuk melayani pengunjung dan jamaah Masjid yang sejalan dengan aspirasi kepemimpinan Kerajaan,” katanya. (jms/arabnews)

 

 

Baca juga:

Tingkatkan Ketahanan Pangan Negara Muslim, Saudi Sumbang Dana USD 2 juta


Back to Top