#MuslimLifeFest2019

From Zero to Hero: Seminar Bisnis Startup Muslim LifeFest 2019 Hadirkan Tiga Pengusaha Sukses

gomuslim.co.id – Pada Gelaran hari kedua, Sabtu, (31/08/21019), Muslim LifeFest 2019 menghadirkan seminar entrepreneur Startup Bussiness bersama tiga pembicara, yaitu pengusaha muslim yang sukses dengan produk dan brand masing-masing. Mereka adalah Ucon Nasution-Founder Jakcloth, Fenny Mustafa-Founder Shafira, dan Eric Nurcahya-Founder Juragan Korma.

Acara yang berlangsung di Kakatua Room, Jakarta Convention Center ini dihadiri puluhan peserta. Kepada para peserta tersebut, para pembicara bergiliran berbagi pengalaman sukses mereka membangun bisnis sampai sekarang.

Ucok Nasution, Founder Jakcloth bercerita pada awal memulai bisnis, dia pernah mengalami kerugian sampai Rp 250 juta. Akan tetapi, hal itu tidak membuatnya gusar. Dia tetap semangat membangun karir, meskpin jalannya tidak mudah.

“Saya sempat ada di posisi, ‘ya udah saya kerjain apa aja yang saya bisa’, biar bisa bayar utang saya itu. Nah, pada masa-masa sulit itu saya makin dekat sama Allah. Karena itu, saya yakin pasti ada jalan sampai akhirnya saya nangkep peluang tentang sebuah acara pameran anak-anak yang akhirnya saya eksekusi menjadi brand event Jakcloth yang sekarang sudah bisa tur ke 26 kota,” papar Ucok.

Menurutnya, untuk menjadi seorang pengusaha kita tidak boleh takut gagal. Karena itu, skill untuk bisa eksekusi ‘ngambil’ peluang adalah hal yang harus dihadapi.

 

Baca juga:

Ada Puldapia Education Expo yang Hadirkan Lebih dari 50 Sekolah Islam di Muslim Lifefest 2019

 

Selanjutnya, pembicara kedua adalah Fenny Mustafa-Founder Shafira yang sudah membangun bisnis muslim fashion ini selama 30 tahun. Fenny berbagi cerita awalnya dia mempunyai ide untuk membangun brand muslim fashion sendiri adalah saat ia ikut serta dalam pameran kegiatan sosial di Masjid Salman ITB Bandung.

“Saat itu, saya menjadi panitia dan melihat peluang ‘kok belum ada ya busana muslimah yang bagus desainnya dan bisa diterima banyak orang. Karena itu, saya belajar otodidak tentang desain baju, marketing, sampai akhirnya bisa membangun shafira dengan beberapa brand di bawahnya seperti Zoya, Mezora, dan lainnya yang mempunyai koleksi dan segmen pasar yang berbeda-beda,” jelas Fenny.

Lebih lanjut, Fenny juga mengatakan untuk menjadi seorang muslimah yang berbisnis dirinya berbagi tips kepada peserta, yaitu jangan berhenti menjalin silaturahmi untuk membangun jaringan dan jadilah orang yang bertanggung jawab. Karena menurutnya, muslimah yang berbisnis jangan sampai lupa dengan keluarga.

“Karena itu kuncinya yakin sama Allah, kalau niat kita baik, Insya Allah ada jalan mudah yang ditunjukan untuk kita. Saya punya niat khusus membangun Shafira ini, yaitu bisa ikut kontribusi membangun ekonomi umat Islam di Indonesia. Saya juga mengimbau bagi muslimah atau siapa saja, yuk kita sama-sama ikut aktif mengembangkan ekonomi Islam, agar kita sama-sama berkembang dan menjadi lebih baik,” pesan Fenny Mustafa.

Terakhir, pembicara ketiga, Eric Nurcahya-Founder Juragan Korma juga berbagi pengalaman membangun bisnis produk makanan yang menjadi sunnah nabi ini.

Kata Eric, dengan brand yang ia bangun sejak tahun 2010 ini, ia ingin kurma sebagai buah yang ianjurkan rasulullah bisa diterima masyarakat luas dan tak hanya hadir atau terkenal di bulan ramadhan saja.

“Karena itu, dari sana saya juga melihat peluang. Karena dari awal niat saya ketika lulus sekolah memang berbisnis. Antara passion dan peluang ternyata klop. Yaudah bismillah. Saya kulik lagi, kira-kira kurma ini kalau tidak bulan Ramadhan, siapa yang butuh? Akhirnya saya pun mendapat sebuah ide untuk merangkul orang-orang yang butuh kurma selain di bulan ramadhan adalah mereka yang sedang ikhtiar punya keturunan,” jelas Eric.

Setelah itu, lanjut Eric, ia pun membangun komunitas @yakinpositif untuk merangkul pasangan suami-istri yang sedang ikhitiar mendapatkan keturunan. Komunitas tersebut juga melibatkan dokter obgyn dan menjadi wadah sesi curhat, serta sharing sesama anggota.

Seminar ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan hadiah juga kenang-kenangan untuk pembicara.

Untuk diketahui, Indonesia Muslim Lifestyle Festival (Muslim Life Fest) resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta Convention Center (30/8). Pameran Industri halal dan syariah terlengkap di Indonesia ini akan berlangsung selama tiga hari yakni dari 30 Agustus hingga 1 September 2019.

Gelaran yang menempati area hampir seluas 15 ribu meter, menampilkan serangkaian program seminar dan workshop bisnis, mulai dari pelatihan ekspor, digital marketing, konseling bisnis tentang pengurusan legalitas usaha, HAKI, ISO bahkan hingga senifikat halal. Para pengusaha juga dapat mengembangkan usahanya lewat forum bisnis, Investor forum dan business matching dengan Internasional buyers serta kompetisi social entrepreneurship.

Indonesia Muslim Lifestyle Festival terselenggara berkat kolaborasi antara Lima Event dengan Komunias Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI). Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan lndonesla (PULDAPII), Yayasan Alumni Pesantren Islam Al lrsyad Tengaran (YAPIAT) -Puldapia. (fau)

 

Baca juga:

Resmi Dibuka, Gelaran Indonesia Muslim Lifestyle Festival 2019 Perkuat Wirausaha Berbasis Ekonomi Syariah


Back to Top