Arab Saudi Buat Skema Baru VISA, 50 Negara Bisa Dapat Keuntungan

gomuslim.co.id - Arab Saudi melakukan finishing pada inisiatif aturan Visa baru untuk menarik wisatawan internasional. Skema Visa baru membuka kerajaan (Arab Saudi) kepada pengunjung dari 50 lebih negara, surat kabar Okaz melaporkan.

Meskipun tidak secara resmi dikonfirmasi oleh pemerintah, sumber-sumber industri mengatakan kepada Arab News bahwa sebuah acara untuk memasarkan tempat-tempat wisata Saudi akan berlangsung bulan ini, dengan kampanye iklan global besar diluncurkan di hadapan para pakar perjalanan dan pariwisata internasional terkemuka.

Pasaran pengunjung di Saudi hingga saat ini masih didominasi oleh peziarah. Saudi mencoba menerapkan skema ini sesaui dengan rencana visi 2030 yakni, untuk mendiversifikasi ekonomi agar menjauh dari ketergantungan minyak. Sebagai mana kita ketahui, Sumber daya alam (Minyak) adalah salah satu pemasukan yang utama bagi negara Timur tengah ini.

 

Baca juga :

Kadaker Kemenag: Masyarakat Harus Hati-Hati Tawaran Visa Non Haji

 

Para ahli traveling mengatakan, pariwisata dan liburan dapat mencapai hingga 10 persen dari produk domesti bruto pada tahun 2030. Artinya, Skema baru Visa melalui pariwisata ini dapat menambahkan perekonomian lebih dari 100 dolar miliar pertahunnya bagi Arab Saudi.

Pada 27 September mendatang, akan dipromosikan pemandangan dan keindahan Arab Saudi kepada pemirsa regional ataupun internasional. Saudi pun tengah mempersiapkan kemajuan dalam proyek pariwisata lainnya, seperti kalender acara digital nasional dan rencana untuk memperluas konsep “musim Saudi” yang sukses.

Pekerjaan fasilitas-fasilitas pendukung bagi pariwisata pun tengah dilakukan. Saat ini, sebuah resor mewah di Pantai Laut Merah dibangun, fasilitas pengunjung di daerah Al-Ula yang bersejarah dan sebuah kota hiburan di Qiddiya di luar Riyadh.

Efek ekonomi dari visa turis baru akan signifikan. Dewan Traveling dan Pariwisata Dunia mengatakan liburan dan pariwisata menyumbang 9 persen dari ekonomi Kerajaan pada tahun 2018, dan dengan adanya skema baru itu diperkirakan akan meningkat menjadi 10,4 persen pada tahun 2029, dihitung dengan dampak ekonomi langsung dan tidak langsung.

Konsultan properti Colliers International memperkirakan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa pariwisata dan perjalanan akan membentuk 9 persen dari total PDB pada tahun 2026.

Imad Damrah, direktur pelaksana Colliers Arab Saudi, mengatakan visa pariwisata asing akan berdampak signifikan. "Ini akan menjadi game changer untuk pariwisata, rekreasi dan hiburan di Arab Saudi," katanya.

"Ini tidak hanya akan mendorong lebih banyak orang baru untuk datang, tetapi akan lebih memudahkan orang-orang yang telah memutuskan untuk datang. Damrah yakin Arab Saudi dapat bertahan dalam bisnis pariwisata global. Mari kita dapatkan beberapa perspektif tentang ini. Jika Anda datang ke Arab Saudi, Anda masih bisa pergi ke Florida, atau Dubai, juga. Setiap tujuan memiliki daya tarik tersendiri,” pungkasnya. (waf/arabnews/dbs)


Back to Top