Sultan Halal Festival 2019 Diharapkan Dapat Perkuat Produk Halal di Sulsel

gomuslim.co.id - Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan bakal menyelenggarakan Event Sultan Halal Fest 2019. Ajang ini diharapkan memperkuat kesiapan produk-produk halal khususnya pelaku UMKM guna mengantisipasi arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Selatan.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Denny Irawan usai melakukan rapat koordinasi bersama LP POM MUI, Bank Indonesia, Grab, BPPD Sulsel dan stakeholder kepariwisataan Sulsel di Hotel Claro Makassar.

Dalam pertemuan itu, Kadisbudpar Sulsel Denny Irawan meminta kesediaan LP POM MUI dan Grab bersama stakeholder lainnya memberikan fasilitas dan tarif khusus sertifikasi produk halal bagi peserta UMKM hingga hotel yang ikut berpartisipasi dalam event Sultan Halal Festival.

 

Baca juga:

Dukung Perkembangan Ekonomi Syariah, BI Sulsel Dorong Pemprov Susun Ranperda

 

"Untuk mengantisipasi serangan promosi besar-besaran Malaysia ke Indonesia. Kami selaku Pemerintah Provinsi Sulsel mengajak sejumlah pihak bahu membahu memperkuat produk kepariwisataan kita termasuk sertifikasi halal," ucapnya.

Momentum event Sultan Halal Fest yang akan berlangsung 6 sampai 8 September 2019, dia berharap strategi promosi yang efektif sekaligus mengajak sejumlah pihak sama-sama memberikan penguatan produk kepariwisataan daerah dalam mendorong pengembangan wisata halal di Sulawesi Selatan.

"Pasar kunjungn wisatawan Malaysia yang paling potensial kita garap bersama. Di tengah tingginya harga tiket pesawat domestik market Malaysia yang paling marketable," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, maskapai Air Asia yang terbang setiap hari masih berada di posisi load factor rata-rata 95 persen.

"Peluang ini yang harus kita kerjakan bersama. Jangan sampai orang kita yang menjadi target pasar promosi Malaysia di Indonesia," pintanya.

Sasaran utama dalam event ini adalah wisatawan domestik dan mancanegara. Sebanyak 25.000 pengunjung ditargetkan hadir pada event yang akan digelar di Monumen Mandala itu. Bukan hal yang tidak mungkin, Denny mengaku optimis event ini akan menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke acara tersebut.

"Karenanya, kami menangkap peluang itu dengan menggelar Sultan Halal Fest. Negara kita yang bermayoritas muslim ini jangan hanya menjadi konsumen saja. Tetapi juga harus menjadi penyelenggara," terangnya.

Penamaan Sultan Halal Fest untuk menumbuhkan kembali ingatan masyarakat bahwa Sulawesi Selatan pernah menjadi pusat kesultanan atau kerajaan Islam terbesar di Indonesia. Acara ini bakal membangkitkan sejarah itu.

"Inilah yang juga ingin kita dongkrak, apalagi dalam event ini juga melibatkan industri perhotelan, travel inbound yang fokus menyasar market Malaysia yang memperkenalkan halal tourism di Sulsel," kata Denny. (nov/sindomakassar/foto: pontasid)

 

Baca juga:

Konsep Wisata Halal Kuatkan Sektor Pariwisata Sulawesi Selatan


Back to Top