Analisa Moody's: Ekonomi Syariah Negara-Negara di Asia Tengah Bakal Melesat

gomuslim.co.id - Perkembangan keuangan syariah di Asia Tengah diperkirakan akan tumbuh signifikan lima tahun ke depan. Hal ini berdasarkan laporan lembaga pemeringkat rating global Moody's.

analis Moody's Svetlana Pavlona, seperti dilansir dari Gulf News, menyebutkan Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan dan Uzbekistan adalah pemimpin dari ekspansi bank syariah.

Selain itu komitmen pemerintah juga menjadi hal signifikan. "Terutama dalam membangun payung hukum yang lebih baik dan infrastruktur aturan keuangan syariah," jelasnya.

Dari semua negara tersebut pertumbuhan paling besar diperkirakan akan berada di Kazakhstan dan Kirgistan. Kazakhstan misalnya, tengah berupaya meningkatkan aset bank syariahnya hingga 3% di 2025, dari posisi sekarang 0,2%.

Sebelumnya, Bank Pembangunan Kazakhstan telah menjual sukuk senilai US$ 76 juta bertenor 5 tahun. Negara tersebut menjadi negara pertama bekas Uni Soviet yang mengeluarkan sukuk di 2012 lalu.

Sementara di Kirgistan, aset bank syariah akan coba digenjot hingga 5% di 2021. Saat ini pasar bank syariah baru sebesar 1,4%.

Namun, menurut Moody's kesadaran publik akan keuangan syariah adalah tantangan terbesar pertumbuhan. Selain itu, standar dalam keuangan syariah sendiri masih perlu dimatangkan pemerintah agar mudah diterima masyarakat.

Moody's menambahkan berpartisipasinya sebagian negara Asia Tengah ini ke dalam mega proyek Belt and Road Initiative (BRI) China juga akan berdampak pada peningkatan pasar keuangan syariah. Pasalnya sejumlah proyek infrastruktur diprediksi akan menggunakan akad syariah. (fau/gulfnews/dbs/foto: kharzastan)

 

Baca juga:

Gaet Turis Dunia, Azerbaijan Kampanye Konsep  Wisata Baru


Back to Top