Tarif Visa Progresif Haji dan Umrah Turun, Ini Respon KUH KJRI

gomuslim.co.id – Ada kebijakan baru terkait biaya visa progressif dari Pemerintah Arab Saudi. Kabarnya, biaya visa progressif untuk haji dan umrah akan dikurangi. Hal demikian disampaikan Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah Endang Djumali.

Sejak 2016, Arab Saudi telah memberlakukan visa progressif bagi jemaah umrah. Dengan pemberlakuan ini, ada biaya tambahan yang harus dibayar oleh jemaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih di tahun yang sama.

Sementara untuk haji, visa progressif diberlakukan bagi jemaah yang sudah pernah berhaji dan ingin menunaikannya kembali. Visa progressif haji baru diberlakukan sejak 2018. Adapun biaya visa yang ditetapkan saat itu adalah SAR2000 atau setara Rp7,6juta.

Endang Djumali mengatakan bahwa pihak Kementerian Haji Arab Saudi telah mengajukan peninjuan ulang atas kebijakan ini, bukan mengajukan pembatalan.

 

Baca juga:

Pasca Musim Haji 2019, Jemaah Umrah Pertama Tiba di Arab Saudi

 

Terkait informasi ini, Endang mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, yaitu: Sekretaris pribadi Menteri Haji Arab Saudi Majid al Moumeni, penanggungjawab E-Hajj Mr. Farid Mandar, dan Humas Kementerian Haji Dan Umrah Saudi.

"Keputusan terbaru adalah pengurangan nominal visa progressif dari 2000 riyal menjadi 300 riyal bagi mereka yang mengulangi atau berulangkali umrah. Begitu juga dengan visa haji, nominalnya menjadi 300 riyal," ujarnya, Senin (09/09/2019).

Endang menyambut baik kebijakan baru ini.  Menurutnya, hal itu akan meringankan jemaah dan sesuai visi 2030 Saudi itu sendiri. Adapun jemaah yang dikenakan visa progresif tersebut didasarkan pada data e-Hajj yang dikeluarkan oleh Arab Saudi. (jms/kemenag)

 

 

Baca juga:

Saudi Terbitkan Lebih dari 7,65 Juta Visa Umrah Tahun Ini


Back to Top