PAY Ajak 120 Anak Yatim Rayakan Tahun Baru Islam di Museum Layang-Layang

gomuslim.co.id – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam, Pecinta Anak Yatim (PAY) menggelar agenda #CelebPAY2019 Celebration of Pecinta Anak Yatim dengan tema ‘Generasi Gemilang, Generasi Berakhlak Mulia’ di Museum Layang-layang Indonesia. Helatan yang menggandeng komunitas klub mobil, Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI) ini mengajak 120 anak yatim dari berbagai daerah di Jakarta.

Acara berlangsung meriah dengan diisi berbagai kegiatan seperti Jelajah Museum, Workshop membuat Layang-layang, Games Edukatif, Dongeng Interaktif, dan lain-lain. Direktur Tim Manajemen Deni Syafrinaldi menyampaikan harapannya adik-adik yatim mendapat pengalaman baru.

“Hari ini hari yang indah, mari kita isi dengan catatan-catatan kebaikan, walau mungkin singkat tapi semoga membekas. Dan bisa membuat semua pasukan langit ini membesar, terbang tinggi seperti layang-layang dan jadi amal sholeh bagi kita semua,” tuturnya.

 

 

 

Hal senada diugkapkan anggota Toyota Yaris Club Indonesia, Surya yang menjemput adik yatim dari beberapa rumah belajar yang tersebar di jabodetabek.

“Kita berterima kasih dengan panitia, yang sudah mau berkerjasama dengan kita. Ini juga panggilan hati untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” katanya.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Sandy mengaku memilih Museum Layang-layang untuk menggelar kegiatan ini dengan harapan anak-anak yatim mengenal permainan tradisional diantara permainan modern yang semakin marak.

“Sesuai dengan tema acara ‘Generasi Gemilang, Generasi Berakhlak Mulia’ kami juga mengenalkan four magical word, empat kata ajaib yaitu maaf, tolong, permisi, dan terimakasih. Harapannya setelah kegiatan ini anak-anak dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya saat ditemui gomuslim, Ahad, (15/09/2019).

Untuk persiapan, kata Sandy, PAY terlebih dahulu menggalang dana di berbagai Car Free Day. Selain itu, PAY juga membuka pendaftaran bagi yang bersedia menjadi kakak asuh selama kegiatan tersebut. Tercatat, agenda ini telah melibatkan 100 kakak asuh dan 50 panitia dari berbagai divisi baik keamanan konsumsi perlengkapan dan lainnya. 

 

 

Sebelum penutupan, acara diakhiri dengan Dongeng Interaktif yang dibawakan oleh Wahyu Dwi Deni Awan yang akrab disapa Kak Wahyu. Untuk diketahui, Kak Wahyu telah berpengalaman selama 15 tahun lebih sebagai pendamping psikologi anak dan remaja serta trainer motivasi. Salah satunya sebagai tim psikososial pasca Tsunami-Aceh di Childrens Centre KPP-PA dan UNICEF dari 2005 hingga 2007.

“Hari ini saya berkesempatan memberikan motivasi bagi anak-anak yatim dari berbagai penjuru Jakarta. Yang bertema 4 magical yaitu terimakasih, tolong, maaf dan permisi. Saya biasa bercerita untuk anak-anak korban konflik, korban bencana alam dan mendalami lebih jauh tentang cerita,” jelasnya. (nov/gomuslim)

 

Baca juga:

Keseruan Kemping Komunitas Wisata Panti di Bumi Seni Tarikolot Kuningan


Back to Top