Wacanakan Bangun Bioskop, Pemkot Banda Aceh Rujuk Negara Islam

gomuslim.co.id – Aceh merupakan wilayah yang tidak memiliki bioskop. Karena itu, Pemerintah Kota Banda aceh merancang peraturan daerah untuk pembangunan bioskop di Kutaraja.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah mengatakan pembangunan bioskop pertama di Banda Aceh akan tetap difokuskan kepada bertaraf syariah. Maksudnya, pembangunan bioskop merajuk kepada negara-negara Islam yang sudah memiliki bioskop.

Ia mencontohkan, Brunei Darussalam dan Arab Saudi yang sudah duluan memiliki tempat nonton film-film tersebut.

"Kita lihat negara-negara Islam bagaimana perlakuan terhadap bioskop jadi supaya ini tidak menyalahi seperti Brunei Darussalam bagaimana kalau ada bioskopnya, di Arab Saudi bagaimana bioskopnya," jelas Aminullah usai menjadi narasumber dalam program 'wali kota menjawab' yang digelar di Pendopo Wali Kota, Selasa (17/09/2019).

 

Baca juga:

Undang Syekh Ali Jaber, CIMB Niaga Gelar Tabligh Akbar dan Salurkan Dana Kebajikan di Banda Aceh

 

Menurutnya, Pemkot perlu melihat perlakuan bioskop di negara lain sehingga nantinya menjadi rujukan jika membangun bioskop di Tanah Rencong. Hal itu agar bioskop yang dibangun tidak bertentangan dengan syariat Islam.

"Kita (lihat) negara yang lebih maju kita lihat bagaimana cara pelaksanaan kalau ada bioskop di daerah kita ini nanti sehingga tidak bertentangan dengan syariat Islam," bebernya.

Seperti diketahui, setelah ditutup pada masa konflik, Aceh hingga kini belum punya bioskop. Pemerintah Kota Banda Aceh serta ulama tahun lalu pernah mewacanakan studi banding ke Arab Saudi untuk mempelajari tentang pengaturan bioskop di sana.

"Kalau nanti sudah ada wacana investor membangun bioskop kita sebelumnya menyiapkan qanun dulu. Jadi tidak mendahului," katanya.

Menurut Aminullah, Pemkot Banda Aceh pernah membahas terkait bioskop dengan para ulama dan pihak terkait lainnya. Dalam pembahasan tersebut, muncul kesimpulan bahwa terkait perizinan bioskop akan dilakukan studi banding terlebih dulu ke negara-negara Islam.

"Kesimpulannya kami sepakat untuk melakukan studi banding bersama ulama kita ke Arab Saudi atau negara Islam lainnya untuk mempelajari bagaimana pengaturan soal konser musik dan bioskop di sana," kata Aminullah

Selain bioskop, Pemkot Banda Aceh juga akan mempelajari izin penyelenggaraan konser pada malam hari ke negara-negara seperti Arab Saudi. Selama ini, izin konser baru dikeluarkan setelah mendapat rekomendasi dari dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan pihak keamanan. (hmz/detik)

 

 

Baca juga:

Pemerintah Aceh Komitmen Perkuat Pendidikan Agama Islam


Back to Top