Maksimalkan Pasar Keuangan Syariah, CIMA Rilis Islamic Finance Qualification

gomuslim.co.id - The Chartered Institute of Management Accountants (CIMA) merilis The CIMA Islamic Finance Qualification di Jakarta. Peresmian ini dilakukan oleh Regional Vice President The Association of International Certified Professional Accountants-Asia Pacific Venkkat Ramanan, dan Country Manager Indonesia The Association of International Certified Professional Accountants Dwi Putra Widiyanto. The CIMA Islamic Finance Qualification merupakan program sertifikasi keuangan syariah di Indonesia.

Kehadiran program ini merupakan salah satu upaya guna mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia. Sertifikasi ini diharapkan juga dapat memaksimalkan pasar keuangan syariah Indonesia yang menurut CIMA hingga saat ini baru mencakup 5% dari seluruh industri keuangan di Indonesia.

 

Baca juga:

BI dan KNKS Kembangkan Keuangan Syariah

 

Meskipun pemerintah telah merancang Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024, masih ada sejumlah faktor yang menghambat progres industri keuangan syariah domestik. Salah satunya adalah minimnya sertifikasi profesional khusus pelaku bidang keuangan syariah.

Data dari LSP Islamic Finance pada 2018 mencatat, dari seluruh institusi keuangan syariah lokal, Indonesia hanya memiliki 231 pakar keuangan syariah yang tersertifikasi.

Ada empat program kualifikasi yang dibuka oleh CIMA. Keempatnya adalah Hukum Komersil Syariah; Sertifikasi Takaful dalam Pasar Modal dan Instrumen Syariah; Perbankan Syariah; serta Sertifikasi Akuntansi untuk Institusi Keuangan Syariah.

Program yang bersifat dalam jaringan (online) ini diharapkan memudahkan baik pelaku industri keuangan syariah yang baru ataupun profesional. Selain mendapatkan sertifikasi berstandar internasional, mereka dapat mengembangkan kemampuan dalam industri yang semakin berkembang. (nov/rls/wartaekonomi)

 

Baca juga:

BI: Produk Keuangan Syariah Bisa Diakses Non Muslim


Back to Top