Pengawas Umum KSRelief Saudi Terima Penghargaan Moderasi 2019

gomuslim.co.id - Pengawas Umum Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief), Dr. Abdullah Al-Rabeeah, telah dinobatkan sebagai pemenang penghargaan moderasi 2019. Pengumuman ini disampaikan oleh Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal di Jeddah baru-baru ini.

Penghargaan, pada tahun ketiga, dianggap sebagai salah satu yang paling penting dalam mempromosikan nilai-nilai moderat dan memerangi ekstremisme, baik secara internal maupun eksternal.

“Setelah mengambil alih sebagai pengawas umum KSRelief, Al-Rabeeah mengawasi 176 proyek di 37 negara, termasuk bidang-bidang utama seperti ketahanan pangan, kesehatan, air, sanitasi, pendidikan, wanita, anak-anak, vaksinasi dan tempat tinggal,” demikian seperti dilansir dari publikasi Arab News, Jumat, (20/09/2019).

Dia juga menerapkan arahan Raja Salman, menyediakan berbagai program kemanusiaan dan bantuan serta membangun kemitraan dan dukungan masyarakat dengan negara lain. Pusat ini melaksanakan 1.050 proyek di 44 negara di samping 225 proyek yang didedikasikan untuk perempuan dan 224 untuk anak-anak.

 

Baca juga:

Berantas Kebutaan di Seluruh Dunia, Pusat Bantuan Saudi Teken 16 Kesepakatan Kerjasama

 

Selain itu, Al-Rabeeah juga telah memegang 13 posisi yang berkontribusi pada pemilihannya untuk penghargaan. Terutama menteri kesehatan, dan konsultan bedah pediatrik, peran di mana ia melakukan 47 operasi untuk kembar siam di 20 negara.

Program Pemisahan Siam Nasional Saudi adalah referensi global dan salah satu prakarsa kemanusiaan medis Arab Saudi yang paling terkemuka di seluruh dunia.

Pada bulan Desember 1990, Al-Rabeeah menjadi berita utama lokal dan internasional setelah membuat sejarah di Kerajaan dengan melakukan operasi kompleks untuk memisahkan kembar Saudi siam pertama di Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian King Faisal di Riyadh.

Kasus si kembar Malaysia siam Ahmed dan Mohammed sangat menuntut. Keluarga kedua anak itu meminta pemerintah Kerajaan untuk melakukan operasi pemisahan, dan Al-Rabeeah berhasil melakukan operasi yang berlangsung selama 23,5 jam pada September 2002, atas permintaan kerajaan. (jms/arabnews)

 

Baca juga:

Pusat Bantuan Arab Saudi Luncurkan Portal Donasi Online Baru


Back to Top