Kenalkan Islam, Komunitas Muslim Illinois AS Gelar Acara ‘Makan Siang bersama Tetangga’

gomuslim.co.id - Dengan banyak makanan, permainan untuk anak-anak, stan informasi dan tur di dalam pusat, Muslim di Peoria, Illinois, Amerika Serikat (AS) sepenuhnya siap untuk tamu mereka pada hari Sabtu dalam acara khusus yang dijuluki Lunch With Your Neighbors, "Makan Siang dengan Tetangga Anda".

"Sungguh luar biasa bahwa orang bisa melihat kami dalam rutinitas harian kami," kata Abdul Khan, seorang sukarelawan di Islamic Center of Peoria, Journal Star melaporkan.

Dengan embuka pintu mereka ke tetangga, Burhan Hamdan, pemimpin pusat Islam, mengatakan dia siap untuk semua pertanyaan.

"Bahkan pertanyaan paling bermusuhan yang dapat Anda pikirkan, saya akan lebih dari senang untuk duduk bersama mereka," katanya.

 

Baca juga:

Pasca Serangan Masjid Selandia Baru, Khalil Center Amerika Utara Ini Gelar Healing Together di Empat Kota

Melawan Stereotip

Hamdan, seorang Palestina dari Kuwait, percaya bahwa acara ini adalah jawaban terbaik untuk penilaian selimut dan stereotip.

“Ini cara untuk menunjukkan kepada masyarakat, 'Hei, kami adalah Muslim, ini yang kami lakukan, ini rumah ibadah kami. Saya orang yang benar-benar percaya bahwa orang-orang yang beriman itu paling siap untuk menjawab pertanyaan apa pun. Saya bosan dengan orang-orang yang menjawab atas nama saya. Saya muslim. Biarkan saya menjawab pertanyaan, dan ajukan pertanyaan kepada saya,” jelas Hamdan.

April Privett, seorang Lutheran dari Morton, adalah salah satu pelayan yang melakukan tur ke pusat Islam untuk pertama kalinya.

"Senang rasanya mengalami budaya satu sama lain, kan?. Hidup kita lebih kaya, saya hanya berpikir baik berada di dekat semua orang, bukan hanya orang yang sama dengan saya (seagama),” katanya.

Umat Muslim di seluruh dunia biasanya membuka pintu masjid mereka untuk para tamu agar mereka dapat melihat sekilas keimanan mereka dan pemahaman yang benar tentang ajarannya. Misalnya, Visit My Mosque Day diadakan setiap tahun di sejumlah negara termasuk Australia, Inggris, Norwegia, dan Prancis.

Di Inggris, ini pertama dimulai pada Februari 2015, dengan sekitar 20 masjid ikut serta. Sekitar 250 masjid berpartisipasi dalam acara tahun ini yang diadakan Februari lalu, menyaksikan pertumbuhan dari 200 masjid pada 2018 dan 150 masjid pada 2017.

Tak hanya itu, di Kanada juga,  Visit My Mosque Day pertama kali diadakan pada Oktober 2017. Pada Oktober 2017, sekitar 100.000 non-Muslim mengunjungi lebih dari 900 masjid di seluruh Jerman. (fau/JS/dbs)

 

Baca juga:

Mahasiswa Muslim dan Non-Muslim Illinois Berbagi Pesan Persatuan dalam Iftar Bersama


Back to Top