Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Berikan 1000 Beasiswa Bidikmisi pada Mahasiswa PTKIS

gomuslim.co.id - Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam, telah memberikan beasiswa Bidikmisi kepada 1000 mahasiswa yang kuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).

Hal ini diungkap Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Imam Safei saat memberikan pembekalan kepada Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Bidikmisi Kemenag dalam Orientasi dan Bimbingan Teknis Beasiswa Bidikmisi, 16 sampai 18 September 2019  di Bogor.

Imam Safei berpesan agar PTP Bidikmisi melakukan seleksi calon penerima sesuai aturan yang ada. “Jangan sampai langkah baik berakhir tidak baik karena pemeriksa menganggap apa yang kita lakukan tidak prosedural, sehingga dianggap merugikan negara,” papar Imam di Bogor, Rabu (18/09).

Alumni IAIN Samarinda ini juga minta agar penerima Bidikmisi dijaga prestasinya melalui pembinaan yang baik, sistematis, terstruktur dan berkesinambungan.

“Jadikan mereka fider untuk atlit-atlit di ajang nasional seperti PIONIR dan kompetisi lainnya karena mereka adalah anak-anak yang hebat,” katanya.

Imam meminta kepada Direktorat PTKI utuk memberikan reward kepada PTP yang sukses mengawal mahasiswa Bidikmisi, menjadi lebih baik, lebih hebat dan lebih berprestasi. Salah satunya dengan memberikan tambahan kuota besiswa pada tahun yang akan datang.

Doktor Riset dan Evaluasi Universitas Negeri Jakarta ini juga meminta 35 PTP Bidikmisi dan 13 Sekretaris Kopertais untuk membuat proyeksi lulusan penerima Beasiswa Bidikmisi.

 

Baca juga:

Sisihkan Uang Beasiswa, Mahasiswa IAIN Metro Lampung Bedah Rumah Keluarga Tak Mampu

 

“Kalau mau bekerja, di mana mereka disalurkan dan kalau mau studi lanjut, di perguruan tinggi mana sehingga ada perbaikan nasib bagi mereka,” lanjutnya.

Imam Safei berharap Bidikmisi menjadi program unggulan sekaligus penanda kehadiran negara untuk anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi tetapi memiliki prestasi. “Di tangan bapak-bapak dan ibu anak-anak bangsa inilah akan tumbuh dan berkembang, karena sejatinya tidak ada anak yang bodoh karena semuanya memiliki potensi yang dapat dikembangkan,” katanya.

Untuk diketahui, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Ruchman Basori, pada tahun anggaran 2019, Ditjen Pendidikan Islam menyalurkan Beasiswa Bidikmisi untuk 1000 mahasiswa yang tersebar di 100 PTP. Nantinya mereka akan mendapatkan biaya kuliah selama 4 tahun dan living cost per bulan Rp700.000,-

Program Beasiswa Bidikmisi pada Kementerian Agama dimulai pada tahun 2011 untuk PTKIN dan tahun 2015 untuk PTKIS. Sampai dengan tahun 2019, setidaknya sudah ada 38.000 anak bangsa yang mendapat keberuntungan melanjutkan studi jenjang S1 melalui beasiswa Bidikmisi dengan total anggaran Rp402.600.000.000.

Kendatipun demikian Ruchman menganggap kuota Bidimisi untuk kalangan kurang mampu pada mahasiswa di lingkungan Kementerian Agama masih jauh dari memadai, jika dibandingkan dengan mahasiswa pada Perguruan Tinggi Umum.

Alumni UIN Walisongo ini bersyukur karena tahun depan, kuota Program Bidikmisi yang nantinya akan bertransformasi menjadi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) bertambah signifikan mencapai 23.000 mahasiswa. (riliskemenag/dbs)

 

Baca juga:

Sejak 2011, Kemenag Beri Beasiswa Bidikmisi kepada 32 Ribu Mahasiswa PTKI


Back to Top