Dukung Penerapan Qanun Aceh, BNI Syariah Siap Minimalisasi Biaya Migrasi Nasabah

gomuslim.co.id – BNI Syariah mendukung rencana konversi penerapan qanun/peraturan daerah tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh. Sebagai bentuk dukungannya, BNI Syariah siap untuk meminimalisasi biaya migrasi nasabah dari BNI konvensional ke syariah.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan jajaran direksi dan manajemen PT BNI Syariah sangat serius untuk mewujudkan implementasi Qanun LKS. Qanun ini mengharuskan seluruh lembaga keuangan harus syariah di Aceh.

Abdullah juga menjelaskan apa yang didapat dari BNI konvensional akan diperoleh oleh nasabah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu yang melakukan migrasi ke BNI Syariah.

“Nasabah juga akan mendapat bagi hasil dan juga margin yang sama seperti dengan konvensional. Nasabah tidak perlu khawatir karena BNI Syariah memiliki komitmen tinggi untuk menerapkan implementasi LKS di Aceh,” katanya.

Ia mengatakan sebagai komitmen untuk melaksanakan LKS tersebut, pihaknya akan menyelenggarakan pelatihan dasar perbankan syariah kepada pengurus Kadin Aceh dan kalangan pengusaha guna memahami dengan baik praktik perbankan syariah. “Insya Allah dalam waktu dekat akan kita gelar pelatihan khusus untuk kalangan Kadin dan pengusaha Aceh,” katanya.

Abdullah menyebut, sebagai wujud komitmen dan keseriusan BNI Syariah dalam mendukung sektor usaha di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu, pihaknya juga menyerahkan surat keputusan pembiayaan syariah kepada salah satu pengurus Kadin Aceh.

 

Baca juga:

BNI Syariah Dukung Program Indonesia Bisa Baca Quran

 

Sebelumnya, Kepala Bank BNI Syariah Cabang Banda Aceh, Zul Irfan mengatakan pihaknya menargetkan pada 2020 semua bank BNI di daerah seluruh Aceh telah terkonversi berbasis syariah.

"Ini kita sudah lakukan di enam titik bank BNI di seluruh Aceh. Dan dalam bulan ini atau bulan depan kita akan konversi yang berikutnya di Keutapang Banda Aceh," ucapnya.

Dia menyebutkan enam titik kantor cabang BNI yang dikonversikan menjadi BNI Syariah tersebut seperti di Kuala Simpang kabupaten Aceh Tamiang, Takengon Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Lhok Sukon Kabupaten Aceh Utara, Meuredu Kabupaten Pidie, serta Setui Kota Banda Aceh.

Hal itu dilakukan, kata dia, sesuai dengan pemberlakuan Qanun Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), yang mengharuskan bank konvensional untuk dikonversikan menjadi bank berbasis syariah.

"Bisa kita lihat beberapa cabang utama BNI Syariah sudah ada dua tulisan bank syariah dan Bank BNI, maka dalam rangka mendukung program itu kita targetkan di 2020 semua BNI di Aceh sudah terkonversikan," katanya.

 

Dalam qanun tersebut seluruh lembaga keuangan berbasis syariah tidak hanya perbankan, tetapi begitu juga dengan lembaga asuransi, koperasi, pegadaian, BUMG, leasing, serta lembaga keuangan lainnya.

Menurut Zul, pengalihan lembaga keuangan berbasis syariah tersebut akan berdampak baik bagi para pelaku ekonomi di daerah berjulukan serambi mekkah tersebut, yang kental dengan pelaksanaan syariat Islam. (jms/antara)

 

Baca juga:

BNI Syariah Bentuk Komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah


Back to Top