Muslim Indonesia di Nishio Jepang Beli Bangunan Bekas Gereja untuk Dijadikan Masjid

 

gomuslim.co.id - Sekitar 600 orang muslim WNI bersama warga di Kota Nishio, Provinsi Aichi Jepang membeli bangunan bekas gereja secara patungan untuk dijadikan masjid. Masjid tersebut diberi nama Nishio Darussalam Mosque (Masjid Darussalam Nishio).

“Sekarang kita lagi mengalang dana bersama saudara-saudara (Muslim) di daerah Nishio,” ujar Koordinator Humas Panitia Pembangunan Masjid Darussalam Nishio, Aslam Asyura dilansir portal satu, Ahad, (29/09/2019).

Sebelumnya, masyarakat muslim melalukan ibadah di Mushola yang berupa ruangan kecil di sebuah toko halal Sariraya dan tempat lainnya yang tersebar di pemukiman muslim Indonesia. Ketika melasanakan salat Ied pun dilaksanakan di lapangan terbuka karena fasilitas rumah ibadah masih terbatas dan jumlah jemaah yang banyak.

 

Baca juga :

Alami Kerusakan, Masjid Tertua di Prancis Ini Masuk Tahap Perbaikan

 

“Karena itu, kami selaku panitia pelaksana pembangunan Masjid Darussalam berniat untuk membangun sebuah masjid di wilayah kota Nishio untuk menampung jamaah umat Nishio-shi, Anjo-shi, Okazaki-shi, Hekinan-shi, Kariya-shi, dan sekitarnya” jelasnya.

Ia menjelaskan dana yang sudah terkumpul sampai pekan lalu berjumlah ¥1.450.000 (sekitar 160 juta rupiah). Sedangkan dana yang diperlukan sebanyak ¥26.550.000 jika dirupiahhkan sekitar 3 miliar rupiah.

Sekretariat Panitia Pembangunan Masjid Darussalam di Aichi-ken, Nishio-shi, Yonezu-cho, Kitaura 82-2 Phone +81563-77-3389 (Sariraya Office). Menurut Aslam, panitia juga membuka sekretariat penggalangan dana di Indonesia, beralamat di Ruko Sentra Niaga Blok B-27, Grand Galaxy City, Bekasi, 17147. Telpon/fax. 021-8273-5305, WA 081293590989.

Saat ini, Masjid Darussalam sedang mencari Ustadz yang bersedia untuk tinggal di Nishio untuk mengajar ngaji serta mengimami salat lima waktu di masjid ini.

”Kami butuh ustadz yang bisa ngajari anak-anak kami mengaji. Selain itu juga yang bisa memberikan pengajian kitab-kitab kuning. Ini agar kami tidak tertinggal dengan muslim di Indonesia,” ujar Ketua Umum DKM Teguh Wahyudi, pengusaha asal Tuban yang sudah 15 tahun lebih tinggal di Nishio. (waf/portalsatu/dbs)

 

 

Baca juga:

Dampingi Pangeran Harry, Meghan Markle Kunjungi Masjid Tertua di Afrika Selatan Pakai Kudung


Back to Top