Muslim AS Ini Tinggalkan Karir Medis untuk Sebarkan Pesan Islam Cinta

gomuslim.co.id - Muhammad al-Ninowy baru saja lulus dari sekolah kedokteran di Universitas Illinois dan sedang mengajar di Georgia Gwinnett College ketika tragedi 9/11 terjadi. Momen kelam itu pun mengubah hidupnya dari seorang sarjana medis.

Alih-alih mengejar karir sebagai ahli anestesi, al-Ninowy justru memulai perjalanan untuk mendidik orang lain tentang keyakinannya. Selama beberapa dekade terakhir, ia melakukan perjalanan jauh untuk menyebarkan pesan cinta dan mengubah persepsi orang tentang agama secara umum, dan Islam secara khusus.

"Saya merasa itu adalah panggilan jiwa. Iman yakini bukanlah iman yang digambarkan di televisi pada saat itu. Bagi saya, tidak dapat dibayangkan bahwa agama yang didasarkan pada cinta dan kasih sayang tanpa syarat dapat digunakan sebagai pembenaran untuk melakukan kekerasan," ujarnya seperti dilansir dari publikasi The Atlanta Journal-Constitution, Kamis (10/10/2019).

Setiap hari sejak tahun 2001, ia telah mengadakan lokakarya, seminar, dan intensif kursus dasar yang mengajarkan dasar iman Islam. Hal dasar tersebut adalah cinta dan kasih sayang tanpa syarat.

Pada 2013, al-Ninowy mendirikan Madinah Institute, sebuah masjid dan pusat kebudayaan yang menampung seminari dan sekolah. Pusat ini adalah salah satu dari sedikit di Amerika yang berusaha melatih para pemimpin Islam di masa depan dengan teologi cinta.

 

Baca juga:

Usung Toleransi dan Bantu Sesama, Komunitas Muslim Evansville AS Gelar Festival Makanan ke-18

 

Dia baru-baru ini menulis "Buku Cinta" yang membahas komponen spiritual Islam dan agama pada umumnya. Secara signifikan, buku ini menjelaskan tentang kebijaksanaan para nabi yang mencakup tiga agama besar.

"Ini sesuai dengan ajaran agama kami bahwa agama tidak memiliki cinta dan kedamaian sama sekali bukan agama. Saya percaya kesalahpahaman tentang Islam ada hubungannya dengan pendidikan. Apa yang kami coba ajarkan adalah mencintai Tuhan dan mencintai manusia," ungkapnya.

Lahir tahun 1970, al-Ninowy merupakan cendekiawan Muslim Amerika, teolog, dan dokter medis kelahiran Suriah. Dr. Al-Ninowy juga menjabat sebagai Direktur Pendiri Madina Institute, Madina Seminary, dan Planet Mercy. Dia memiliki kampus di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Afrika Selatan, Norwegia, Sudan, dan Malaysia.

Melalui Institut dan Seminari Madinah, Al-Ninowy menawarkan program Gelar Studi Islam yang diarahkan untuk mendidik para imam dan ulama teologis. Al-Ninowy dianggap sebagai Muhaddith, seorang sarjana ilmu Hadits. (jms/The Atlanta Journal-Constitution/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Komunitas Muslim AS Ini Alami Kendala Bangun Masjid di Kota Troy


Back to Top