Sejarah Islam Prancis Miliki Masjid dan Komunitas Terbesar

gomuslim.co.idPrancis merupakan negara yang memiliki Agama Islam kedua setelah kristen. Islam di Perancis memiliki lebih dari 110.000 muslim dari latar belakang etnis Perancis. Negara ini merupakan rumah bagi komunitas Muslim lebih dari enam juta, membuat sekitar 9% dari populasi negara itu, yang terbesar di Eropa.

Dilansir About Islam, Menurut Pew Research Center, tiga juta Muslim kelahiran asing di Prancis sebagian besar berasal dari bekas koloni Perancis Aljazair, Maroko, dan Tunisia. Jumlah Muslim di Prancis akan melebihi 10% pada tahun 2030, kata Pusat itu.

Sebagian besar populasi Muslim terkonsentrasi di Paris dan daerah di sekitarnya, membuat sekitar 15% dari populasi ibukota. Ada juga populasi Muslim yang substansial di Marseille, Lyon dan pinggiran kota mereka (Banlieues). Menurut BBC, setengah dari populasi Muslim diyakini berusia di bawah 24 tahun.

Sejarah Muslim di Perancis meluas, kembali ke abad ke-8 setelah pendudukan Spanyol oleh Muslim Moor. Selama abad ke-15, ekspansi perdagangan laut membawa Prancis ke dalam kontak dengan Islam di Kekaisaran Ottoman, di Afrika Barat, dan di Samudera Hindia.

 

Baca juga:

Seorang Imam dan Jemaah Jadi Korban Penembakan di Masjid Prancis

 

Gelombang imigrasi Muslim pertama yang nyata ke Prancis dimulai pada era kontemporer, setelah perang kemerdekaan kolonial dari Perancis antara tahun 1954 dan 1962, ketika banyak Muslim secara resmi direkrut untuk bekerja. Antara tahun 1960-an dan 1970-an, imigrasi Muslim meningkat dengan banyak laki-laki datang dari Aljazair dan koloni Afrika Utara lainnya.

Ada beberapa organisasi yang menjadi komunitas muslim di Prancis. Dianataranya, Musulmans de France yaitu, Dulunya dikenal sebagai Persatuan Organisasi Islam Prancis, Muslim Prancis atau Musulmans de France didirikan 21 tahun yang lalu di Lorraine Meurthe-et-Moselle. Kelompok ini adalah bab Perancis dari Federasi Organisasi Islam di Eropa atau Federation of Islamic Organizations in Europe (FIOE).

Memiliki 30 masjid dan mengoperasikan 200 lainnya, Union Des Organisations Islamiques de France (UOIF) mempromosikan integrasi dalam komunitas Prancis melalui melayani kebutuhan agama, budaya, pendidikan, sosial dan kemanusiaan dari Muslim di Prancis.

Kemudian, Dewan Agama Islam Prancis, dimana ibentuk pada 28 Mei 2003. Dewan Prancis dari agama Islam ini adalah badan terpilih nasional yang berfungsi sebagai teman bicara resmi dengan negara Prancis dalam pengaturan kegiatan keagamaan Muslim. Badan ini adalah perwakilan de facto dari Muslim Perancis di hadapan pemerintah nasional. Nicolas Sarkozy, Menteri Dalam Negeri saat itu, mendukung pembentukan CFCM. Namun, CFCM tidak memiliki kedudukan hukum khusus.

Lalu, Etudiants Musulmans en France (EMF), yang didirikan pada tahun 1989. EMF yang berbasis di Paris adalah asosiasi yang dibuat oleh siswa untuk siswa. Asosiasi ini bertujuan untuk mempromosikan pendekatan antar-agama dan antar-budaya terhadap tantangan yang dialami oleh siswa, melakukan upaya untuk memperjuangkan kemajuan komprehensif siswa-akademik, sosial, dan pribadi, dan mendorong pengaturan universitas sebagai alasan ramah untuk dialog terbuka. dan diskusi.

Sedangkan, organisasi lainnya, yakni Federasi Muslim Perancis (Fédération des musulmans de France) FNMF, didirikan pada 1885 oleh kelompok yang memisahkan diri dari Masjid Paris dan perwakilan lain dari komunitas Muslim. Organisasi ini terdiri dari konstituensi yang didominasi Maroko. Sementara itu, federasi saat ini didanai terutama oleh kontribusi anggota.

Prancis memiliki lebih dari 2300 masjid, menurut Dalil Boubakeur, presiden Dewan Muslim Prancis (CFCM), diantaranya, Masjid Agung Lyon, Diresmikan secara resmi pada September 1994, Masjid Agung Lyon adalah masjid terbesar keenam di Prancis. Secara historis, itu didanai oleh Raja Fahd dari Arab Saudi dan negara-negara Muslim lainnya. Masjid termasuk fasilitas budaya, perpustakaan, dan sekolah. Selain itu, masjid ini memiliki asosiasi sertifikasi halal yang disebut ARGML, asosiasi sertifikasi halal paling andal di negara itu.

Lalu, Masjid Agung Évry, Dibangun pada 1980-an, Masjid Agung Evry memiliki pusat budaya yang terkait dengan bangunannya. Terletak di `Evry, Paris, masjid ini dibuka sepuluh tahun setelah dibangun pada 1995. (hmz/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Ajang Fashion Muslim Eropa, La Foire Musulmane Undang Desainer Muslim Indonesia pada 2020 Mendatang


Back to Top