Warisan Budaya Islam Masih Terpelihara Baik di Kota Harar Afrika

gomuslim.co.id – Warisan Budaya Islam harari masih terpelihara dengan baik di Ethiopia bagian timur tepatnya di Kota Harar. Harar merupakan contoh kota langka yang bersejarah.

Dilansir dari Kantor Berita Mvslim pada Selasa, (15/10/2019), Harar telah masuk dalam daftar Warisan Warisan Budaya UNESCO sejak tahun 2006. Warisan budaya Afrika dan Islam bisa dilihat dari pengembangan tipe bangunan kota dan tatanan kota ini.

Kemampuannya mempertahankan warisan budaya islam, membuat Harar menjadi salah satu kota suci Islam di Afrika. Di kota ini terdapat 82 masjid dan 102 tempat suci yang semuanya di kelilingi oleh dinding yang dibangun antara abad ke-13 hingga ke-16.

Sedangkan, budaya Harari mengarah pada bangunan rumah-rumah yang khas. Interior rumah di Harar berwarna-warni. Sedangkan dindingnya dihiasi dengan berbagai macam pot, wajan, dan keranjang. Lalu lantainya berwarna merah untuk memperingati perjuangan para pejuang Harari yang meninggal demi memperjuangkan kemerdekaan Harar.

 

Baca juga:

Imigran Muslim AS Jadikan Komunitas Anchorage sebagai Wadah Berhijrah

 

Pada 2003, Harar mendapatkan hadiah dari Unesco Peace Prize sebab kota ini menjadi kota yang penuh kedamaian. Berbagai macam kelompok etnis dan agama hidup dengan damai di sini. Di pusat kota tua Harar terdapat masjid, gereja ortodoks yang berdampingan lokasinya. Namun, para penganutnya hidup dengan damai sehingga kota ini dijuluki Kota Damai.

Diyakini didirikan oleh imigran Arab sekitar abad ke-10, Kota Harar menjadi persimpangan bagi perdagangan dan budaya. Apalagi lokasinya yang terletak di antara dataran tinggi Ethiopia di barat dan pantai Teluk Aden di timur. Kota Harar berkembang menjadi pusat keilmuan dan budaya Islam hingga akhirnya dianggap sebagai ibu kota Islam di Timur Laut Afrika. (hmz/mvslim)

 

 

 

Baca juga:

Sejarah Islam Prancis Miliki Masjid dan Komunitas Terbesar


Back to Top