16 Pesantren di Soloraya Siap Tanding di Liga Santri Nusantara 2019

gomuslim.co.id - Sebanyak 16 pesantren di Soloraya siap ambil bagian dalam Liga Santri Nusantara (LSN) 2019. Kompetisi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, 22 Oktober mendatang. Ke-16 pesantren itu tergabung dalam Region 2 Jateng wilayah Soloraya. Format kompetisi, yakni dengan sistem gugur yang akan dimulai pada 21 Oktober mendatang. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Sriwedari Surakarta.  

"Ke-16 pondok pesantren itu akan bertanding memperebutkan Piala Kapolresta Solo sekaligus tiket ke babak nasional," terang Panitia Pelaksana LSN Jateng 2, Syarifudin, di Kantor PCNU Kota Surakarta.

Sementara itu, Ketua LSN 2019 Region Solo, Ali Sutopo mengatakan, persaingan di tahun 2019 bakal berjalan sengit. Pesantren Walisongo Sragen yang pernah merajai dua musim berturut-turut, mulai bisa disaingi. Seperti dari Pesantren Nurul Hikmah Sragen yang keluar menjadi juara di tahun lalu. Diprediksi bakal bermunculan kuda hitam lainnya, dengan melihat persiapan yang dilakukan oleh tim-tim peserta.

 

Baca juga:

Berhadiah Rp 20 Juta, Kemenag Buka Sayembara Logo Hari Santri

 

“Persaingan tahun ini semakin ketat dan ramai. Kami yakin akan bermunculan tim unggulan maupun kuda hitam baru,” ungkap Ali Sutopo.

Adapun, peserta Liga Santri Nusantara 2019 regional Solo yakni Pesantren Al-Falah Sukoharjo, PPMI Assalam Sukoharjo, Pesantren Al Muayad Solo,  Pesantren Nurul Hikmah Sragen, Pesantren Roudlotul Ma’arif Boyolali, Pesantren Nurul Qur’an Nayan Boyolali, Pesantren Al Huda Doglo Boyolali. Kemudian Pesantren Ummul Quro’ Boyolali, Pesantren Walisongo Sragen,  Pesantren Nurul Hidayah Boyolali, Pesantren Masyihoh Boyolali, Pesantren Zumrotuttholibin Boyolali, Pesantren Al Hikmah Sragen, Pesantren Ta’mirul Islam Solo, dan Pesantren Tahfidzul Qur’an Boyolali.

Hal lain yang membuat peta persaingan akan semakin menarik adalah regulasi baru Liga Santri Nusantara, yakni pembatasan usia pemain maksimal 17 tahun. Melalui screening yang ketat, hampir dipastikan tim peserta sulit untuk bertindak curang pembentukan tim. (nov/NU/dbs)

 

 

Baca juga:

Libatkan Santri, Tahfizh Properti Resmi Diluncurkan


Back to Top