Asosiasi Mahasiswa Muslim Ottawa Serukan Lebih Banyak Ruang Salat di Kampus

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, asosiasi Mahasiswa Muslim di Ottawa, Kanada menyerukan untuk penyediaan ruang salat di kampus. Dengan mendapatkan ruang sholat setelah lima tahun berkampanye, mahasiswa Muslim di Universitas Ottawa khawatir bahwa ruang khusus itu terletak di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh para siswa.

“Ukuran bangunan itu sempurna. Tapi itu merepotkan bagi banyak anggota. Banyak orang datang menggunakan LRT baru. Tetapi beberapa anggota kami adalah karyawan universitas. Jadi, tidak semua orang memiliki kartu bus dan ini merupakan biaya tambahan bagi mereka,” kata Yousuf Ahmed, anggota eksekutif Asosiasi Mahasiswa Muslim Universitas Ottawa (UOMSA), seperti dilansir dari publikasi AboutIslam, Kamis, (17/10/2019).

Sebelumnya, pada tahun 2014, UOMSA mengkampanyekan universitas untuk memberi asosiasi mereka lebih banyak ruang doa. Panggilan meningkat setelah lokasi mereka di Pusat Multi-Faith tumbuh terlalu kecil untuk populasi mereka yang tumbuh.

Hanya tiga minggu yang lalu, universitas memberi mereka ruang doa sementara di kampus Lees. Terletak di ujung selatan kampus. Siswa Muslim kembali melobi universitas untuk menemukan ruang sholat baru yang lebih dekat ke bagian utama kampus.

"Ini adalah prioritas utama bagi kami sekarang. Kami membutuhkan tempat untuk menampung semua anggota dan menyediakan penyimpanan untuk karpet dan speaker doa kami, yang tidak dimiliki Lees,” kata Ahmed.

 

Baca juga:

Walikota Toronto Proklamirkan Oktober sebagai Bulan Warisan Islam di Kanada

 

Ruang untuk Wudhu Juga Terbatas

Ruang sholat baru tidak memiliki ruang wudhu, yang telah dilobi para siswa selama bertahun-tahun.

“U of O memiliki populasi Muslim yang tumbuh. Meskipun kami merasa perlu tempat yang lebih besar di kampus, kami menghargai upaya universitas, ” kata Ahmed.

Judy El-Mohtadi, komisaris ekuitas Persatuan Mahasiswa Universitas Ottawa, menyalahkan administrasi karena mahasiswa agama gagal di kampus.

“Ruang multi-agama baru yang telah dibuka di Lees tidak nyaman bagi sebagian besar siswa karena lokasinya. Seorang siswa Muslim yang memiliki kelas pada jam 1 siang pada hari Jumat harus memilih antara menghadiri shalat Jumat atau menghadiri kelas. Mereka harus memilih di antara dua hak fundamental mereka dan agama orang seharusnya tidak menjadi penghalang bagi pendidikan mereka,” kata Judy.

Untuk diketahui, Muslim adalah komunitas agama yang tumbuh paling cepat di Kanada, menurut badan statistik negara itu, Statistics Canada. Secara historis, populasi Muslim Kanada meningkat 82 persen selama dekade terakhir, dari sekitar 579.000 pada tahun 2001 menjadi lebih dari 1 juta pada tahun 2016. Kini, umat Muslim mewakili 3,2 persen dari total populasi Kanada. (fau/aboutIslam)


Back to Top