Rumah Zakat Action Terjunkan Relawan ke Lokasi Terdampak Bencana Angin Kencang

gomuslim.co.id – Rumah Zakat Action menurunkan tiga orang personil relawan ke lokasi bencana angin kencang yang terjadi di Kota Batu, Jawa Timur. Dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, Rumah Zakat juga langsung menyalurkan 200 kaleng Superqurban, penyaluran sabun mandi, popok bayi, sikat gigi dan logistik lainnya. Serta mendirikan Pos Segar untuk membagikan buah-buahan.

Sejak terjadi pada Sabtu 19 Oktober 2019 pukul 23.30 WIB, Senin (21/10/2019) tercatat tiga lokasi terdampak angin kencang, yakni di Desa Sumberbrantas, Desa Gunungsari, Desa Sumbergondo, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

Seluruh wilayah Desa Sumberbrantas lumpuh. Banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun dan fasilitas umum. Hingga saat ini listrik masih padam dan mengganggu jaringan komunikasi.

 

Baca juga:

Ini Tiga Platform Digital Rumah Zakat untuk Galang Donasi

 

Satu orang meninggal dunia a.n. Sodiq dan beberapa orang mengalami luka-luka dan gangguan saluran pernafasan. Kerusakan bangunan rumah sebanyak 20 unit di Desa Sumbergondo, dan rusaknya fasilitas umum, jaringan komunikasi, dan jaringan listrik.

Jumlah pengungsi saat ini tercatat 1216 jiwa. Titik Pengungsian berada di Posko PB BPBD Kota Batu, Rumah Dinas Walikota, Balai Desa Punten, Balai Desa Tulungrejo, dan SDN Punten 01.

“Kebutuhan mendesak saat ini diantaranya Bahan makanan untuk Dapur Umum, Pos Segar, Pos Hangat, minyak kayu putih, pampers semua ukuran, pembalut, celana dalam wanita, bedak bayi, selimut, susu bayi, tikar, sikat gigi, sabun, handuk, tisu basah. Kita minta semua bantuan dan do’a dari Sahabat,” kata Koordinator Relawan Rumah Zakat Pusat, Izzatul Yazid.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menyebutkan fenomena angin kencang muncul pada musim pancaroba saat ini jatuh pada Oktober. Masa pancaroba merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Selain angin kencang ada potensi cuaca lainnya. “Petir dan hujan yang lebat, tetapi waktu kejadiannya kurang dari satu jam dan bersifat lokal,” kata Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya, Senin, 21 Oktober 2019. Area potensinya seluas satu kilometer persegi. (nov/dbs/rumahzakat)

 

 

Baca juga:

Program Superqurban Rumah Zakat Masuk Rekor MURI


Back to Top