Tingkatkan Pemasaran Produk Halal, Pemkot Bekasi Gelar Pelatihan Label Halal untuk UMKM

gomuslim.co.idPemerintah Kota Bekasi menggalakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memiliki sertifikasi halal dan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bekasi, H. Abdilah guna meningkatkan pemasaran produk lokal.

Ia mengatakan, sertifikasi halal dan izin PIRT akan menjadi perhatian masyarakat sebagai salah satu tolok ukur legalitas dan kualitas produk.

“Koperasi ini merupakan ujung tombak yang menjadi roda perekomian penentuan kesejahteraan masyarakat Produk lokal harus dapat bersaing. Karena itulah penting pelatihan sertifikasi PIRT dan label halal ini”, kata Abdilah kepada awak media, Kamis (24/10/2019).

Sementara itu, perwakilan LPPOM MUI, Osmena Gunawan mengatakan salah satu cara untuk memiliki daya saing produk pelaku UMKM di Bekasi adalah legalitas produk yang mereka hasilkan, utamanya untuk pangan. Karena itu, UMKM diimbau untuk memegang izin PIRT yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan juga sertifikasi halal yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), termasuk didalamnya BBPOM.

 

Baca juga:

Dinas Koperasi Jabar Gelar Pelatihan Magang OPOP bersama 67 Pesantren di Kuningan 

 

“Bila produk anggota Koperasi Selera ini sudah tersertifikasi P-IRT dan Halal maka kita bisa membuat conner atau geray produk sendiri, dijual secara langsung sendiri baik melalui online atau offline, tidak lagi bergantung dengan retail, karena seringkali UMKM inilah yang memodali pengusaha besar seperti retail ini.” ujar Osmena.

Kemudian, Nor Hiqmah dari Public Interest Research & Advocacy Center (PIRAC), mengungkapkan,  pelatihan yang diikuti oleh 40 anggota Koperasi Selera ini merupakan pelatihan yang menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikasi industri P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

Menurutnya, pelatihan ini dimaksud untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi ke anggota koperasi untuk dapat mengelola dan mengolah industri rumahtanggannya sesuai dengan standar baku.

“Diharapkan, ke depan semua anggota koperasi selera yang merupakan koperasi produsen ini memiliki sertifikasi PIRT dan label halal, sehingga produknya dapat diterima dan bersaing di pasar modern terutama muslim milenial” ujar Nor Hiqmah.

Untuk diketahui, pelatihan ini selain menghadirkan narasumber dari LPPOM MUI, juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi yaitu A. Rudi Hartono dan Agung Kurniawan. 

Pelatihan Sertifikasi PIRT dan Label Halal untuk Menembus Pasar Modern di gelar D’Kampung Resto, Gn Putri Bogor, Rabu 23 Oktober 2019. Acara diselenggarakan oleh Koperasi Selera (Sejahtera Lestari Rahardja) dan Public Interest Research & Advocacy Center (PIRAC) dengan dukungan Nama Foundation. (hmz/rilis)

 

 

Baca juga:

Ombudsman Pantau Persiapan Pemberlakuan UU Jaminan Produk Halal


Back to Top