IAIN Palangka Raya Tetapkan Bupati Barut Jadi Tokoh Ekonomi Syariah

gomuslim.co.id - Dalam rangka pencarian tokoh ekonomi syariah Kalimantan Tengah (Kalteng), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalteng menggelar Gebyar Ekonomi Syariah dalam Bincang-Bincang Publik bersama para tokoh Ekonomi Syariah. Kegiatan ini dengan tema Membumikan Nilai-Nilai Ekonomi Syariah di Era Industri 4.0.

Acara dilaksanakan di aula IAIN Palangka Raya yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng yang diwakili oleh Kepala Dinas TPHP Provinsi, Ir Hj Sunarti dan juga dihadiri oleh Bupati Barito Utara, H Nadalsyah, Rektor dan Dekan jajaran IAIN Palangka Raya, tokoh-tokoh masyarakat ekonomi Syariah Kalteng, Kepala BI Palangka Raya, Kadiskominfosandi, Kemenag Barito Utara, mahasiswa IAIN, UKK/UKM se Palangka Raya, cabang-cabang perbankan di Palangka Raya dan undangan lainnya.

Dalam Bincang-Bincang Publik Bersama para tokoh ekonomi Syariah juga diberikan penghargaan kepada tokoh ekonomi Syariah Kalteng, dimana kriteria penilaian ditentukan oleh tokoh dan anggota masyarakat ekonomi Syariah yang diketuai oleh H Fahrizal Fitri.

Adapun yang dinobatkan sebagai tokoh ekonomi Syariah Kalteng adalah H Agustiar Sabran (Anggota DPR RI), H Nadalsyah (Bupati Barito Utara) dan Hj Nurhidayah (Bupati Kotawaringin Barat). Ketua Panitia, Dr Sabian Utsman, menyampaikan bahwa Bupati Barito Utara, H Nadalsyah adalah satu-satunya tokoh ekonomi Syariah yang hadir pada acara Gebyar Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan MES Provinsi Kalteng.

Kegiatan yang dilaksanakan tidak berdiri tunggal, tetapi sebelumnya telah diadakan beberapa kegiatan seperti Festival Ekonomi Syariah dengan kegiatan Cerdas Cermat Ekonomi Syariah, dan Donasi untuk berbagi, Workshop Pasar Modal Syariah yang diikuti beberapa utusan dari Banjarmasin, Balikpapan dan lainnya serta Training ESQ yang dihadiri 240 peserta yang digelar di Kampung Seberang.

 

Baca juga:

 Terapkan Sistem Ekonomi Syariah, MAN 2 Pekanbaru Buat Bank Mini Syariah

 

“Pemilihan tokoh sebenarnya dengan garis besar bahwa banyaknya masyarakat (umat Islam) yang terbantu dalam usaha yang telah dijalankan oleh para tokoh terpilih tersebut,”ungkap Sabian Utsman.

Rektor IAIN Palangka Raya, H Khairil Anwar, dalam sambutannya mengatakan bahwa Gebyar Ekonomi Syariah yang diadakan bertepatan dengan Hari Santri, sehingga pemandangan khusus di Kampus IAIN Palangka Raya yakni para mahasiswa memakai sarung, berbaju koko dan berpeci hitam.

Ekonomi Syariah katanya saat ini berkembang dengan pesat, dimana ekonomi syariah tidak menimbulkan resesi. “Untuk itu mari kita sama-sama memajukan ekonomi syariah, khususnya untuk mahasiswa IAIN,” harap H Khairil Anwar.

Ekonomi syariah dapat dikembangkan dengan menggali potensi-potensi yang ada pada umat muslim, seperti dari zakat dan waqaf.

”Potensi zakat bila dihitung sekitar 1,6 milyard dan potensi waqaf sekitar Rp1,4 Miliar setahun,” ungkap Rektor IAIN Palangka Raya. (fau/kalselpost/dbs)

 


Back to Top