Resmi Diluncurkan, Islamic Law Firm Berupaya Ciptakan Ekosistem Islam Modern

gomuslim.co.id – Islamic Law Firm (ILF) Resmi diluncurkan. ILF merupakan Keadilan dan kesetaraan yaitu core value dalam Islam. ILF ini adalah upaya menciptakan ekosistem Islam modern baik hari juga di kemudian hari. Peluncuran Islamic Law Firm dihadiri Menkopolhukam, Mahfud MD dan cendekiawan Islam, Nazaruddin Umar.

Board of Advisor ILF,  Zannuba Arifah Chafsoh mengatakan ILF merupakan upaya membuat kesetaraan akses hukum bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Katanya, ILF adalah sebuah firma hukum yang sengaja didirikan dengan visi ke depan.

"Tidak sebatas untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, ILF juga telah mempersiapkan diri guna menghadapi era Society 5.0," ujar Yenny sapaan akrab Zannuba Arifah Chafsoh dalam keterangan tertulis pada Ahad, (27/10/2019).

 

Baca juga:

Gandeng BKPM, Bank Muamalat Buka Peluang Bisnis dengan Investor Asing

 

ILF berusaha menegaskan posisinya untuk turut mengambil peran dalam era super pintar itu. Yenny memaparkan, teknologi apapun harus senantiasa menempatkan manusia sebagai pengendali, sekaligus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kebaikan manusia.

“Sebuah era yang dalam proses pengembangan dan penerapan high tech, tetap menggunakan pendekatan human-focused,” ungkapnya.

Yenny menjelaskan, salah satu inovasi untuk rakyat yang dihadirkan ILF terkait hal tersebut adalah ADILah.

"ADILah siap memberikan konsultasi hukum gratis yang dapat diakses dimana dan kapan saja dengan mobile apps, termasuk pula lewat mesin DAV," tambahnya.

DAV adalah terobosan yang menggabungkan teknologi interaktif terbaru seperti augmented reality (AR), kecerdasan buatan (AI), dan virtual reality (VR).

Yenny menegaskan, sebagai law firm berbasis Islam, ILF harus turut menampilkan wajah Islam sebagai agama kemajuan dan keunggulan. Hanya dengan begitu, ILF akan bisa secara optimal mengambil peran dalam upaya menuju semangat kebangkitan umat," ujarnya.

Sesuai peran yang dimiliki, ILF nantinya siap memberikan layanan jasa hukum, baik litigasi maupun non litigasi. Dalam bidang litigasi, ILF dapat membantu berbagai penanganan perkara dengan memuat perspektif syariah Islam.

"Semisal kasus perceraian, hak asuh anak, pembagian harta gono-gini, penyelesaian sengketa waris, penanganan korban KDRT, penyelesaian sengketa arbitrase, kepailitan, KPPU, sengketa pajak, PHI, dan lain sebagainya," terangnya.

Sedangkan dalam bidang non litigasi, ILF juga siap memberikan berbagai jasa hukum. Seperti pembuatan kontrak bisnis berbasis syariah, konsultasi hukum pasar modal syariah, akuisisi dan merger, penanganan perkara asuransi dan reasuransi syariah, hingga penyelesaian hutang piutang berbasis syariah.

"ILF juga siap memberikan jasa pengurusan perizinan seperti Fintech Syariah, HAKI, labelisasi halal MUI, audit legal, dan lain sebagainya," katanya.

Selanjutnya, dengan melibatkan para ulama yang kompeten di bidang syariah Islam, tim hukum ILF berkomitmen dengan sungguh-sungguh membantu para pelaku bisnis. Mulai dari mendampingi, melindungi dan memastikan aktivitas bisnis syariah yang dijalankan sesuai dengan koridor syariah.

"Tentunya, juga dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Termasuk, minim risiko hukum," tutur Yenny. (hmz/akurat)

 

 

Baca juga:

Video Game Baru Islamic Relief Ubah Persepsi Muslim di Media


Back to Top