Kabupaten Sarolangun Mliki Ponpes Khusus Rehabilitasi Pengguna Narkoba

gomuslim.co.id – Kabupaten Sarolangun memiliki Pondok Pesantren (Ponpes) khusus untuk merehabilitasi para pengguna narkoba. Pesantren itu sudah beroperasi selama satu tahun, hanya belum banyak masyarakat yang mengetahui keberadaannya.

Pengurus Pondok Pesantren Pecandu Narkoba, Ahmad mengatakan, ponpes yang menangani khusus santri yang terkena efek narkoba ini sudah menyembuhkan puluhan pasien pecandu Narkoba.

“Ponpes ini baru berjalan satu tahun, masih hitungan puluhan santri. Ini Ponpes khusus untuk para pecandu narkoba. Ponpes ini juga untuk membentu menghilangkan rasa candu para pengguna dan dapat sembuh dan meninggalkan narkoba,” ungkap Ahmad yang menangani para pecandu Narkoba ini, pada Senin (4/11/2019).

Meski baru setahun, Ahmad dan rekannya-rekannya berhasil menyelamatkan para pecandu narkoba kurang lebih sudah 88 pasien. Dari jumlah itu, semua mengalami perubahan dan sembuh total bahkan sudah kembali ke masyarakat.

 

Baca juga:

Ini Tiga Program Pengembangan Ekonomi Syariah di Pesantren

 

"99 persen mereka sudah terjun ke masyarakat, ada yang tani, ada yang jualan, gak keliatan kalau bekas pecandu narkoba, dan Alhamdulillah mereka sudah bebas dari Narkoba" bebernya.

Menurut Ahmad, para pecandu narkoba yang menjadi santrinya berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Sarolangun, juga ada yang dari luar Sarolangun.

"Campur, ada Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Sarolangun. Kebanyakan dari daerah Limun,(Dam Kutur)," ujarnya.

Ia mengaku jika usahanya untuk berbuat dan berbagi manfaat kepada orang banyak sudah tertanam dalam dirinya sejak ia pindah dari Pulau Jawa. Targetnya, ia dan rekannya dapat membuat para pecandu narkoba bebas dari candu bahan obat terlarang itu.

Untuk diketahui, Sarolangun adalah daerah nomor satu paling rawan narkoba dalam Provinsi Jambi. "Ya Sarolangun ini nomor satu," pungkasnya. (hmz/tribun)

 

 

Baca juga:

Kementerian PPPA Bentuk Model Pesantren Ramah Anak


Back to Top