Daqu Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Santri Tunanetra Penghafal Alquran

gomuslim.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Stroke sedunia, PPPA Daarul Qur’an menyelenggarakan kegiatan sosial dalam bentuk penyuluhan stroke dan layanan kesehatan gratis di Rumah Tahfizh Nurul Qolbi, Tajur, Bogor, pekan lalu. Rumah Tahfidz ini diperuntukan kepada penyangdang tunanetra.

Kepala Cabang PPPA Daarul Qur’an Bogor, Diki Alauddin menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit stroke. Dalam acara ini, ia juga menjelaskan mengenai dampak psikologi terhadap orang yang mengidap penyakit tersebut.

Kegiatan yang dihadiri 35 santri tunanetra ini berlangsung selama empat jam. Diawali dengan kelas tahsin dan tahfizh. Kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan serta cek kesehatan mulai dari asam urat, gula darah, dan kolesterol.

 

Baca juga:

PPPA Daarul Quran Kirim Tim SIGAB untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera

 

“Saya sangat antusias sekali. Karena saya bisa mengenali apa itu penyakit stroke, bagaimana cara pencegahannya, dan apa dampaknya untuk kami. Kami akan menjaga kesehatan kami lagi dengan lebih hati hati,” ujar Erni, salah satu santri tunanetra Rumah Tahfidz Nurul Qolbi.

Salah satu paramedis yang bertugas, Anggi berharap santri Nurul Qolbi dapat menjalankan hidup sehat dengan melakukan pencegahan sedini mungkin, dan peduli terhadap kesehatannya sedini mungkin. “Karena kesehatan masa sekarang menentukan kesehatan kita di masa depan nanti," tuturnya.  

Sejak diresmikan pada awal 2019, Rumah Tafidz Nurul Qolbi telah banyak melahirkan santri-santri tunanetra penghafal Alquran. Hafalan mereka bervariasi, ada yang 1 juz, 5 juz bakhan 10 juz. Meski dalam keterbatasan, semangat mereka mempelajari kalam-kalamNya begitu besar.

“Semoga semangat mereka menjadi inspirasi umat muslim dan penyemangat bagi masyarakat yang sedang menghafal Alquran.  Bahwa dengan keterbatasan saja mereka bisa menghafal Alquran maka kita yang diberi kesempuraan oleh Allah harus bisa mencontoh semangat para santri tunatentra,” ujar Diki. (jms/daarulquran)

 

 

Baca juga:

Para Santri Ini Tetap Menghafal Alquran di Tengah Kepungan Asap


Back to Top