Bidik Partisipasi Investor, MKES Rilis Sistem Online Trading Syariah

gomuslim.co.id - Sistem online trading berbasis syariah di Indonesia terus bertambah. Hal tersebut setelah PT Maybank Kim Eng Sekuritas (MKES) secara resmi merilis KE Trade PRO Syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, (06/11/2019).

MKES menjadi sekuritas ke-15 yang memiliki sistem online trading berbasis syariah. Produk baru ini telah mendapatkan sertifikat syariah dari dewan Syari’ah Nasional-MUI per tanggal 27 Mei 2019 atau 22 Ramadan 1440 Hijriah.

Direktur PT Maybank Kim Eng Sekuritas, Indriastuti Widi Utami menyebut produk ini memberikan solusi untuk investor yang ingin bertransaksi saham tanpa khawatir menyalahi prinsip syariah. Ia berharap, produk tersebut dapat meningkatkan partisipasi investor dan keseluruhan perdagangan di BEI.

“Kami akan berkolaborasi dengan BEI dan komunitas syariah dalam memberikan edukasi tentang investasi syariah di pasar modal. Kami juga akan terus mengembangkan produk dan fitur syariah yang inovatif, seperti nabung saham syariah dan wakaf online syariah,” ujarnya.

 

Baca juga:

Dirut LinkAja Pastikan Layanan Syariah Sudah Terima Izin dari Bank Indonesia

 

Pada kesempatan yang sama, Head of Online Trading and Client Engagement MKES Yulius Kurniawan mengatakan, KE Trade Pro Syariah memiliki beberapa keunggulan di antaranya telah memenuhi prinsip amanah, memiliki tampilan yang mudah digunakan.

Selain itu, menyajikan data pasar secara real-time, dilengkapi dengan fitur beli dan jual otomatis bernama Smart Order, dan menyediakan rekomendasi saham dari tim riset MKES yang dikemas dalam fitur Market Insight.

Pihaknya optimis dapat meningkatkan jumlah investor online baru paling tidak 1.000 orang dari KE Trade Pro Syariah ini.

"Kami juga menargetkan dapat meningkatkan transaksi harian retail sebesar 10% dari total transaksi hingga akhir tahun 2020," katanya.

Saat ini, jumlah rata-rata transaksi harian MKES adalah sebesar Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar. Tahun depan, MKES juga menargetkan bisa mencatatkan 2.020 nasabah baru pada paruh pertama.

"Untuk semester II-2019, kami targetkan bisa nambah dua kali lipat menjadi 4.000 nasabah baru, baik untuk online dan offline," ucap dia.

Untuk diketahui, hingga saat ini, jumlah total nasabah MKES berjumlah 14.000 orang. Sementara nilai transaksinya kini sudah mencapai Rp 500-600 miliar.  Maybank Group memiliki jaringan internasional di 20 negara, dengan lebih dari 44.000 karyawan melayani lebih dari 22 juta nasabah di dunia. (jms/kontan/dbs)

 

 

Baca juga:

Tren Muslim Traveling Jadi Pemicu Hadirnya Airy Syariah 


Back to Top