Wakil Rakyat Aceh Ini Minta Kemenparekraf Jadikan Aceh sebagai Pusat Wisata Halal

gomuslim.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk menjadikan Aceh sebagai pusat pengembangan industry wisata halal dan pengembangan industry ekonomi kreatif.

"Aceh saat ini sedang memacu pembangunan ekonomi khususnya ekonomi kreatif baik di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Kami harapkan bapak Menteri juga memberikan perhatian khusus untuk memajukan industri ekonomi kreatif di Aceh," ujar Illiza dalam rapat kerja Komisi X dengan Menparekraf, Wishnutama di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (07/11/2019) sore. 

Ia menyatakan pada tahun 2020, diperkirakan  jumlah wisatawan Muslim mencapai 158 juta dengan total transaksi belanja US$ 300 miliar lebih. Ia minta perhatian menteri agar Kemenpar ikut  menjadi pilar pengawal Perdamaian Aceh dan penggerak pembangunan Aceh baik di sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif atau Ekraf.

 

Baca juga:

BPPD Persiapkan Cianjur sebagai Destinasi Wisata Halal

 

 "Ini merupakan tantangan sekaligus peluang kita Indonesia yang memiliki potensi wisata halal. Jika saat ini Kemenpar Ekraf sudah menetapkan 10 destinasi Bali Baru, mungkin bapak Menteri perlu juga menetapkan 10-12 destinasi wisata halal," ujarnya.

Illiza minta Menparkraf menjelaskan  kebijakan dan program kerja pengembangan industri wisata halal yang sejak beberapa tahun ini sudah digaungkan. (hmz/tribun)

 

Baca juga:

Pemprov Aceh Minta Seluruh Satuan Kerja Terlibat Promosikan Wisata Halal Baru di Aceh


Back to Top