Dorong Perkembangan UMKM, BNI Syariah Gandeng Ammana Fintek Syariah

gomuslim.co.id - BNI Syariah telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Ammana Fintek Syariah terkait dengan pemanfaatan produk, jasa dan layanan perbankan syariah. 

Melalui kerjasama ini, BNI Syariah memiliki peran sebagai pemberi dana dalam hal pembiayaan dan melakukan analisa, verifikasi serta filter/scoring awal terhadap mitra yang akan dibiayai berdasarkan rekomendasi Ammana Fintek.

Untuk diketahui, Ammana Fintek menjamin pengelolaan atau maintain account, monitoring dan collection terhadap pembiayaan yang disalurkan dan mendapatkan pendapatan fee atau ujroh.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan, Ammana Fintek siap untuk melakukan kegiatan pendanaan kepada UMKM dengan prinsip syariah sejalan dengan semangat BNI Syariah untuk mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah.

 

Baca juga:

Dorong UMKM, BNI Syariah Hadirkan Hasanah Spot di Pasar Bintaro

 

“Kerjasama ini diharapkan bisa membuka peluang bisnis dengan fintech, lembaga keuangan syariah, Baitul Maal Wattamwil (BMT), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dan koperasi syariah untuk penyaluran pembiayaan usaha mikro dan kecil,” kata Iwan Abdi.

Selain itu, diharapkan juga pelaku usaha mikro kecil dan menengah bisa berkembang, meningkatkan bisnis dan bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Sementara, Direktur Utama PT Ammana Fintek Syariah Lutfi Adhiansyah mengatakan, Ammana Fintek juga merupakan salah satu perusahaan fintech syariah yang melakukan kegiatan pendanaan kepada UMKM dengan prinsip syariah atau peer to peer lending syariah.

"BNI Syariah sudah pernah mengadakan kerjasama dengan Ammana Fintek, yaitu dalam hal aspek know your customer (KYC), fasilitas esscrow account, virtual account, pemanfaatan rekening dana lender (RDL) melalui BNI Syariah, dan mengenai kolaborasi Forum Wakaf Produktif (FWP)," kata Lutfi Adhiansyah.

Sampai September 2019, realisasi pembiayaan mikro BNI Syariah sebesar Rp1,61 triliun naik 19,42% secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding periode sama 2018 sebesar Rp 1,35 triliun. Mayoritas penyaluran pembiayaan mikro ini adalah ke usaha pertanian, peternakan dan usaha kecil lainnya. (nov/dbs/kontan)

 

 

Baca juga:

BNI Syariah Resmikan Komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah Lombok


Back to Top