Jelang Maulid Nabi, Harga Daging Ayam di Jember Meroket

 

gomuslim.co.id - Jelang Maulid Nabi Muhammad SAW, harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jember, Jawa Timur mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan meningkatnya permintaan masyarakat.

"Harga daging ayam hari ini naik Rp5.000 per kilogram, padahal pada Kamis, (07/11/2019) kemarin sebesar Rp36.000 dan pada Jumat ini menjadi Rp41.000 per kilogram," ungkap petugas pencatat harga di Pasar Jember, Tanjung Iskandar, Jumat, (08/11/2019).

Pada pekan lalu, harga daging ayam masih berkisar Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram, namun menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harga perlahan-lahan naik sekitar Rp1000 hingga Rp2.000 per kilogram.

 

Baca juga:

China Akan Investasi Daging Halal di Pakistan

 

"Kenaikan tertinggi terjadi pada Jumat ini yakni Rp5.000 per kilogram karena banyaknya masyarakat yang membutuhkan komoditas daging ayam ras untuk peringatan tasyakuran Maulid Nabi Muhammad SAW," ujarnya.

Tanjung menjelaskan, harga kebutuhan pokok yang lain seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, dan bumbu dapur masih relatif stabil dan pasokan sejumlah komoditas tersebut masih aman dan tercukupi. Harga beras di kisaran Rp9.500 hingga Rp12.500 per kilogram, gula pasir Rp12.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp9.500 per kilogram, dan telur ayam ras Rp19.000 per kilogram.

Sedangkan, untuk bumbu dapur seperti bawang merah Rp21.000 per kilogram, bawang putih Rp25.000 per kilogram, cabai rawit Rp30.000 per kilogram, cabai keriting Rp43.000 per kilogram.

"Mudah-mudahan harga bahan pokok masih tetap stabil hingga jelang Natal dan Tahun Baru, namun biasanya harga komoditas bahan pokok akan naik jelang perayaan Natal," katanya.

Menurut seorang warga Jember, Susmiati, harga daging ayam meroket menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sebab banyak warga yang menggelar kegiatan maulid di masjid dan mushalla.

"Kalau di desa, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu ada kegiatan tasyakuran yang membutuhkan daging ayam ras untuk lauknya, sehingga permintaan daging ayam ras meningkat tajam," ujarnya. (waf/antara)

 

 

Baca juga:

Perusahaan Makanan M&S Luncurkan Label Halal Pertama untuk Pasar Inggris

 


Back to Top