Warga Muslim Amsterdam Berjuang untuk Bisa Kumandangkan Adzan di Belanda

gomuslim.co.id – Adzan yang merupakan panggilan shalat akan berkumandang saat masuk waktu shalat, dan di beberapa wilayah Nusantara dan beberapa wilayah dunia, adzan sangat mudah di dengar. Hal tersebut berbeda dengan Umat Islam di Amsterdam, Belanda. Disana adzan tidak di izinkan.

Dilansir kantor berita Dutchnews pada Senin, (11/11/2019), Belanda sedang memperjuangankan Adzan terus dapat berkumandang di masjid-masjid di Kota itu. Akan tetapi usaha muslim Belanda menemui hambatan.

Bersama masyarakat yang tengah menunggu lantunan Adzan Zuhur, para pejuang muslim Belanda menemukan pengeras suara masjid tidak berfungsi. Hal itu ditengarai karena kabel dipotong.

“Ketika pengeras suara dinyalakan, tidak ada satupun bunyi yang keluar dari sana. Ini sangat mengecewakan. Kenapa melantunkan adzan saja, dipersulit,” ungkap salah satu Juru Bicara masjid di Belanda.

 

Baca juga:

Telusur Jejak Perkembangan Islam di Negeri Kincir Angin

 

Kejadian ini masih belum menemui titik terang dan penuh ketidakjelasan. Orang-orang tentu bertanya-tanya, apakah kabel itu telah dipotong sebagai tindakan sabotase atau tindakan ini merupakan hal yang tidak disengaja.

Tetapi, juru bicara beserta pengurus masjid menduga bahwa kejadian ini merupakan kesengajaan.

“Awalnya dewan masjid berharap bahwa panggilan untuk salat yang dikumandangkan dengan pengeras suara akan membantu menormalkan Islam di kota Amsterdam yang indah ini,” demikian pernyataan pengurus masjid Amsterdam.

Sementara itu, perjuangan mengumandangkan adzan di masjid telah menuai banyak komentar di media sosial, bahkan banyak pertanyaan yang dilayangkan otoritas setempat, termasuk Wali Kota Amsterdam, Femke Halsema, yang tidak mendukung adzan itu.

Femke, beberapa waktu lalu mengatakan adzan dikumandangkan lewat aplikasi seluler saja.

Meski begitu, pengurus masjid berencana untuk mengadakan upaya baru agar panggilan salat melalui pengeras suara dapat terwujud di waktu yang akan datang. (hmz/dutchnews)

 

 

Baca juga:

Hijabers Belanda Kini Bisa Belanja di Toko Busana Muslim Pertama Kota Den Haag


Back to Top