Gelar World Tolerance Summit Kedua, UEA Siap Berbagi Pesan Toleransi untuk Dunia

gomuslim.co.id – Uni Emirat Arab (UEA) siap berbagi pesan toleransi terhadap dunia ketika Dubai menjadi tuan rumah edisi kedua KTT Toleransi Dunia atau World Tolerance Summit (WTS) pada 13-14 November 2019 mendatang. Ajang ini akan diikuti lebih dari 3.000 pejabat, termasuk menteri, duta besar dan pemikir serta 1.000 siswa dari 100 negara.

Diadakan di bawah perlindungan Wakil Presiden, Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, acara ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih besar antara budaya dan mempromosikan dialog global.

“KTT, yang merupakan salah satu inisiatif dari Institut Internasional untuk Toleransi (IIT), akan diketuai oleh Sheikh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan, Menteri Toleransi dan Ketua Dewan Pembina IIT,” demikian seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Senin, (11/11/2019).

Kegiatan ini mengangkat tema 'toleransi dalam multikulturalisme: Mencapai manfaat sosial, ekonomi dan manusiawi dari dunia yang toleran'. Konferensi akan fokus pada bagaimana pendidikan dan berbagi pengetahuan dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengajar dan menganjurkan toleransi dalam keragaman.

 

Baca juga:

Dewan Fatwa UEA: Nilai Islam Moderat Kurangi Radikalisme

 

Ketua Penyelenggara KTT Toleransi Dunia, Dawood Shezawi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mempromosikan pesan toleransi UEA di seluruh dunia. Menurutnya, UEA adalah negara pertama di dunia yang memiliki Kementerian Toleransi dan juga telah mendedikasikan 2019 sebagai Tahun Toleransi.

“Kami juga telah mengembangkan inisiatif unik berdasarkan toleransi yang ingin kami tampilkan kepada dunia sehingga orang dapat belajar dari kami. Kali ini, KTT Toleransi Dunia akan didasarkan pada empat pilar: Ekonomi, sosial, budaya dan media," jelasnya.

Sembilan kegiatan lain seperti perpustakaan digital yang unik menampilkan lebih dari 80 buku; proyek pemuda; pameran toleransi untuk departemen pemerintah; dan pameran seni dan fotografi juga akan menjadi bagian dari acara tersebut.

Shezawi menambahkan bahwa KTT akan melihat 36 proyek siswa dari 16 universitas lokal dan internasional yang berpartisipasi. Dia menunjukkan bahwa KTT memberikan lebih dari 35 lembaga dan lembaga pemerintah kesempatan untuk menyoroti inisiatif toleransi.

'Toleransi Tabung' akan disiarkan di YouTube sehingga orang-orang dari seluruh dunia dapat mengambil bagian dalam proses membangun masyarakat toleran global. (jms/khaleejtimes)

 

 

Baca juga:

Bantu Pengungsi Kembali Sekolah, Pengusaha Emirat Ini Siap Donasi 25 Juta Dirham


Back to Top