500 Tamu dari 60 Negara Kunjungi Wisata Sejarah di Jeddah

gomuslim.co.id - Lima ratus tamu dari 60 negara hari ini melakukan tur di kawasan Bersejarah Jeddah. Para tamu telah menghadiri konferensi internasional “Pembangunan Kelautan Berkelanjutan Menuju 2030 dan Melampaui” yang diselenggarakan bulan ini oleh Otoritas Angkutan Umum (PTA) bekerjasama dengan Organisasi Maritim Internasional.

Tur termasuk Umrah di Mekah dan kunjungan ke Jeddah Bersejarah di hadapan Wakil Presiden PTA Fareed Al-Qahtani dan karyawan otoritas.

Tur dimulai dari "Bab El-Madinah" (gerbang kota) dan berakhir dengan kunjungan ke "Beit Nassif" (Nassif Mansion), di mana para pengunjung berkenalan dengan arsitektur rumah dan desain interior, dan makan di rumah-rumah tradisional untuk merasakan citarasa Saudi Hijazi yang otentik.

Pengunjung ditemani oleh Samir Qumsani, pendiri dan ketua Asosiasi Pemandu Tur Saudi, dan pemandu wisata Sami Khiari. Mereka diberi penjelasan lengkap tentang sejarah kota dan berbagai zaman bersejarahnya, termasuk metode konstruksi kuno dengan batu galian, dan desain artistik "Rawashin" yang menjadi ciri rumah-rumah tradisional Hijazi di Jeddah.

Pengunjung juga menghadiri pertunjukan folkloric termasuk tarian tradisional "Ardah", oboe dan pameran artistik lainnya, semua dilakukan oleh kelompok artistik.

Banjir Wisatawan Pasca Pengadaan Visa Turis

Kerajaan Arab Saudi akan mulai mengeluarkan visa turis kepada 49 negara pada Sabtu (28/09/2019). Visa turis elektronik akan dikeluarkan dalam waktu singkat. Cukup membutuhan tujuh menit, penerima manfaat akan langsung mendapat visa termasuk wisatawan.

Ketua Dewan Direksi Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi (SCTH), Ahmad Al-Khatib, mengatakan total biaya untuk beberapa wisatawan yang kembali masuk adalah SR440 untuk periode satu tahun. Itu termasuk biaya pemerintah SR300 ditambah biaya asuransi kesehatan, pajak dan biaya transaksi.

“Turis akan diizinkan untuk tinggal di Kerajaan selama maksimum 90 hari selama tahun di mana mereka dapat memasuki Kerajaan berkali-kali. Validitas satu tahun akan dihitung dari tanggal penerbitan visa,” demikian seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazzate. (fau/arabnews/sg/dbs)

 

Baca juga:

Mulai Besok, Visa Turis Saudi Bisa Diakses Hanya dalam 7 Menit


Back to Top