85 Persen Produk Unilever Telah Bersertifikat Halal Sejak Tahun 1994

gomuslim.co.id – Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso menyatakan Unilever menyadari bahwa 85% konsumennya adalah muslim. Karena itu, menurutnya, perusahaan multinasional seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menaati peraturan kewajiban sertifikat halal bahkan sempat mengaplikasikan sistem jaminan halal secara sukarela sejak 1994.

"Oleh karenanya, sejak awal kami telah memulai untuk lakukan sertifikasi produk-produk. Adapun seluruh pabrik UNVR di Indonesia telah mendapatkan sertifikasi dari LPPOM MUI," jelasnya.     

 

Baca juga:

Hijabers, Ini 8 Skincare Brand Lokal yang Telah Bersertifikat Halal

 

Proses untuk mendapatkan label halal ini tidak mudah. Syarat yang harus dipenuhi tidak hanya dari produknya saja, tetapi perusahaan juga harus mematuhi unsur halal secara menyeluruh.

Mulai dari formula dan bahan baku, suplai bahan baku, proses produksi dan fasilitas, hingga proses distribusi harus memenuhi ketentuan halal yang ditetapkan LPPOM MUI.

Kesembilan pabrik Unilever sudah memiliki status halal, di antaranya pabrik pasta gigi, pabrik sabun batang, pabrik Dove, Pabrik Home and Personal Care Liquid, pabrik personal care/skin dan lainnya.

Selain memberikan kenyamanan dan rasa aman ke konsumen, Sancoyo mengakui Unilever juga melihat Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar produk halal.

"Di sinilah Unilever berperan memberikan rasa ekstra nyaman ke konsumen," ujarnya.

Sancoyo bilang seiring semakin sejahteranya masyarakat, Unilever tentunya berharap produk-produk perawatan pribadi juga akan semakin marak.  sesuai dengan amanat pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Adapun, per 17 Oktober 2019 seluruh produk diwajibkan bersertifikat halal. Oleh karenanya, Sancoyo memastikan seluruh produk Unilever akan disematkan label halal. (nov/kontan/dbs)

 

 

Baca juga:

Benda Elektronik Tak Wajib Sertifikat Halal, Ini Alasannya


Back to Top