Masjid Sheffield Inggris Sambut Non-Muslim di Ajang Pekan Antar Agama 2019

gomuslim.co.id – Masjid Sheffield, Inggris membuka pintu menyambut tetangga non-Muslim dalam acara Pekan Antar Agama 2019. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan ketakutan dan memperbaiki kesalahpahaman masyarakat tentang Islam

Ketua Masyarakat Islam Yorkshire Selatan Inggris, Abdool Kadir Gooljar mengatakan kegiatan ini lebih penting dari sebelumnya. Apalagi melalui pertemuan ini, orang-orang dari agama dan kepercayaan yang berbeda bersatu dan dapat mengeksplorasi kesamaan mereka.

“Paus Francis mengulangi seruannya agar orang-orang membangun jembatan pemahaman pada audiensi mingguannya di Vatikan. Mari kita membangun jembatan ke hari baru yang diukir dengan kebaikan dan rasa hormat kepada orang lain, lalu lintas bersama,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi The Star, Rabu, (20/11/2019).

Masjid Markazi Jamia di Jalan Industri, Darnall menyambut anggota masyarakat dari berbagai agama ke depan pintu mereka Sabtu pekan lalu. Acara ini bersamaan dengan Pekan Antar Agama 2019 yang berlangsung pada 11-15 November. Sepuluh kelompok agama dan kepercayaan yang berbeda membuka pintu mereka kepada masyarakat.

Menghadiri acara tersebut, perwakilan dari agama lain memuji umat Islam atas upaya mereka untuk menjangkau yang lain.

 

Baca juga:

Masjid dan Sekelompok Ibu-ibu Asal Inggris Gelar Program Pendidikan Atasi Bahaya dan Budaya Gengster

 

"Ini adalah yang paling penting untuk membantu orang hidup dengan keberagaman dan menyukai kata-kata Al-Quran bahwa itu adalah tujuan Tuhan sendiri bahwa kita berbeda sehingga akan diperkaya oleh perbedaan satu sama lain," Dr. Rev. Inderjit Bhogal OBE, seorang pemimpin Kata Teolog, dan Menteri Metodis.

Sementara itu, Lord-Letnan Yorkshire Selatan Andrew Coombe memuji komunitas Muslim atas kemurahan hati dan kebaikan mereka di saat bencana.

Dia mengatakan ini terbukti selama kunjungannya baru-baru ini ke Fishlake, sebuah desa yang dilanda banjir di Doncaster yang melihat ribuan dievakuasi dari rumah mereka.

“Saya berada di Fishlake pada hari Jumat, saya pergi ke gereja di sana dan saya belum pernah melihat gereja digunakan dengan baik (untuk membantu para korban). Semuanya dijalankan oleh penjaga gereja dan istrinya serta beberapa teman mereka, yang dapat saya anggap sebagai warga negara senior,” ungkapnya.

Andrew menyebut bantuan bahkan datang dari mana-mana dan tiga orang dari sebuah masjid di Bolton baru saja mengirimkan 200 sandwich dan makanan panas.

"Ini adalah isyarat yang luar biasa dari orang-orang di komunitas Anda yang datang ke sana dan segera membantu," katanya.

Muslim di seluruh dunia biasanya membuka pintu masjid untuk para tamu agar mereka dapat melihat sekilas keimanan Islam. Misalnya, Visit My Mosque Day diadakan setiap tahun di sejumlah negara termasuk Australia, Inggris, Norwegia, dan Prancis.

Sekitar 250 masjid berpartisipasi dalam acara tahun ini yang diadakan Februari lalu, menyaksikan pertumbuhan dari 200 masjid pada 2018 dan 150 masjid pada 2017. (jms/the star/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Video Game Baru Islamic Relief Ubah Persepsi Muslim di Media 


Back to Top