Masuk Grand Final, 55 Peserta Terpilih Jadi Guru Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional

gomuslim.co.id - Kemenag kembali menggelar Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Madrasah Berpretasi Tingkat Nasional. Tahun 2019, sebanyak 55 Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah terpilih hingga babak grand final.

Ajang ini digagas Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kasubag TU GTK Madrasah, Sidik Sisdiyanto, menjelaskan 55 nominator ini berasal dari berbagai daerah di dari Indonesia. Mereka dibagi dalam 11 kategori, yaitu; Kategori Guru MA, Guru MTs, Guru MI, Guru RA, Kepala RA, Kepala MI, Kepala MTs, Kepala MA, Pengawas, Pustakawan, dan Kategori Laboran.

“Tiap kategori diikuti lima peserta,, totalnya 55 nominator," jelas Sidik dalam Pembukaan Grand Final Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berpretasi Tingkat Nasional di Bandar Lampung, Rabu (20/11).

Para nominator adalah mereka yang lolos dalam tahap seleksi jenjang Satker Madrasah, Kankemenag Kab/Kota, dan Kanwil Kemenag Provinsi.

Ada tiga tahapan yang akan diikuti peserta di tingkat nasional. Pertama, penilaian portofolio dan karya tulis. Kedua, verifikasi dan klarifikasi. “Grand Final, merupukan tahapan ketiga, di mana peserta akan diberikan tes tulis. Selain itu peserta juga akan diminta mempresentasikan karya tulis di hadapan dewan juri profesional, serta kemampuan bahasa asing dan wawancara,” jelas Sidik.

“Pemenang akan diumumkan saat puncak Peringatan Hari Guru Nasional tanggal 23 November 2019,” sambungnya.

Dikatakan Sidik, bahwa Anugerah Guru Berprestasi bertujuan mendorong dan meningkatkan motivasi guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan untuk meningkatkan kinerja secara professional.

“Kemenag ingin hadir di tengah-tengah guru dan tenaga kependidikan madrasah, dengan memberikan penghargaan atas dedikasi, kompetensi, kinerja dan prestasi tinggi,” tutur Sidik.

Grand Final Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional digelar selama tiga hari, 20-22 November 2019. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian puncak peringatan Hari Guru Nasional 2019 yang akan digelar 23 November 2019 di Bandar Lampung. (fau/riliskemenag/dbs)

 

Baca juga:

Kemenag Kukuhkan Tiga Profesor Riset dan Peneliti


Back to Top