Pakistan Minta Saudi Perluas Inisiatif Rute Makkah untuk Jemaah Haji Tahun Depan

gomuslim.co.id - Pakistan akan meminta Arab Saudi untuk memperluas inisiatif Rute Makkah untuk semua jamaah haji Pakistan tahun depan. Permintaan ini disampaikan langsung Menteri Federal Urusan Agama, Pir Noor-ul-Haq Qadri pekan lalu di Islamabad.  

Inisiatif oleh Arab Saudi diselesaikan setelah kunjungan perdana Putra Mahkota Mohammed bin Salman ke Pakistan pada bulan Februari lalu. Sekitar 22.000 peziarah Pakistan dibebaskan untuk imigrasi dan bea cukai sebelum keberangkatan haji selama proyek percontohan tahun ini di Islamabad.

"Saya akan mencapai Jeddah pada kunjungan resmi lima hari pada hari Selasa untuk berbicara dengan pihak berwenang Saudi dan menandatangani perjanjian untuk haji 2020. Ada banyak hal dalam agenda kami seperti perluasan inisatif rute Makkah, kuota haji, dan fasilitas e-visa," jelasnya.

Ribuan peziarah Pakistan sendiri telah mendapat manfaat dari program percontohan di Islamabad.

"Tahun ini, kami akan meminta pemerintah Saudi untuk memperluasnya ke seluruh negara, atau setidaknya di Karachi, Lahore, Peshawar dan Quetta harus dimasukkan," kata menteri.

Dia menambahkan, pada akhirnya itu akan menjadi keputusan Kerajaan berdasarkan biaya yang terkait dengan proyek ekspansif. Namun, Qadri berharap bahwa proyek tersebut setidaknya akan diperluas ke semua ibukota provinsi pada tahun depan. Menurutnya, Saudi telah memenuhi hampir semua permintaan Perdana Menteri Imran Khan.

 

Baca juga:

Kementerian Haji Saudi Luncurkan Seri 'Mashair' Pertama

 

"Mereka telah memberi kami inisiatif Rute Makkah, fasilitas e-visa dan peningkatan kuota haji menjadi 200.000," katanya.

Pakistan sendiri merupakan negara kelima yang mendapatkan fasilitas e-visa dengan Arab Saudi, selain Aljazair, Maroko, Nigeria, dan Prancis.

Qadri mengatakan bahwa dia akan meminta pemerintah Saudi untuk melonggarkan peraturan yang mewajibkan semua operator tur haji untuk terdaftar pada Asosiasi Transportasi Udara Internasional.

“Rencana reformasi Visi 2030 di bawah Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman telah merevolusi operasi Haji dan Umrah dalam waktu singkat, terutama melalui inovasi teknologi.  Para peziarah telah disediakan fasilitas maksimal. Dia membuat haji sangat mudah,” tutupnya. (jms/arabnews)

 

 

Baca juga:

Kemenag Ajukan Kenaikan Frekuensi Makan Jemaah Haji Menjadi 50 kali

 

 


Back to Top