Muslimah di Pittsburgh Amerika Ini Luncurkan Kampanye Anti-Bullying

gomuslim.co.id – Seorang ibu Muslim di Jefferson Hills, Pittsburgh Amerika telah menciptakan kampanye anti-intimidasi untuk sekolah setelah serangkaian insiden yang dituduhkan secara rasial. Kampanye ini dilakukan ketika putra Ebtehal Badawi diintimidasi oleh mantan rekan tim hoki sekolah.

Insiden seorang remaja pengungsi Suriah berhijab yang diserang di kamar mandi Sekolah Tinggi Lembah Chartiers oleh para siswa juga memotivasi dia untuk mengajar anak-anak bahwa perbedaan harus diterima.

Badawi membuat poster yang sekarang menggantung di Sekolah Menengah Pleasant Hills milik putranya dan beberapa perguruan tinggi setempat.

Poster ini menggambarkan tangan dengan serangkaian warna kulit dan simbol agama di belakang jembatan kuning cerah dengan pesan yang berbunyi, ‘Di komunitas kami, kami fokus membangun hubungan. Kami berusaha untuk membangun jembatan antara orang-orang dari berbagai ras, agama, dan budaya’.

"Poster itu tentang Pittsburgh dan bagaimana Pittsburgh dapat membangun jembatan di antara kita semua," kata Badawi seperti dilansir dari publikasi wesa.fm, Senin, (03/12/2019).

Badawi berharap lewat aksi tersebut, sekolah-sekolah menciptakan program untuk mengajarkan penerimaan dan melakukan pembicaraan jujur tentang rasisme.

 

Baca juga:

Kerap Dibully, Model Hijab Dunia Halima Aden: Hijabku Tak Akan Ku Lepas

 

“Dan bagaimana kita lebih mirip daripada berbeda. Tapi terkadang Anda tidak melihatnya. Tapi ketika kita mendapat kesempatan untuk saling mengenal, kita tahu itu,” katanya.

Saat ini, ia berupaya membawa poster itu ke lebih banyak sekolah. Poster itu digantung di beberapa perpustakaan kota, YMCA, dan perguruan tinggi termasuk CCAC dan LaRoche.

Untuk diketahui, Indeks Kejahatan Sekolah 2017 mengindikasikan bahwa sekitar 20% siswa usia 12-18 mengalami bullying di seluruh negeri.

Selain itu, Sistem Surveilans Perilaku Risiko Remaja 2017 menunjukkan bahwa 19% siswa di kelas 9-12 melaporkan mengalami penindasan di sekolah dalam 12 bulan sebelum survei. Jumlahnya hampir dua kali lipat dalam hal siswa Muslim.

Hampir dua pertiga (64 persen) responden Muslim terlihat mengatakan kepada Pew Research Center pada 2017 bahwa mereka mengalami setidaknya satu contoh diskriminasi agama. (jms/wesa/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Muslimah Inggris Ini Berjuang Hadapi Tantangan Dunia Sepakbola 


Back to Top