#TheHalalExpoIndonesia2019

dr. Zaidul Akbar Kampanyekan Hidup Sehat Ala Rasulullah di HEI 2019

gomuslim.co.id – Kegemukan berat badan atau yang bisa disebut dengan obesitas kondisi akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menambah berat badan hingga mengalami obesitas.

Dengan kondisi tersebut, dr. Zaidul Akbar memberikan cara mengatasi nafsu makan untuk menjaga berat badan agar tidak terhindar dari segala macam penyakit dengan cara hidup Rasulullah SAW yaitu berawal dari sesuatu yang Halal dari hasil yang didapatkan. Kajian tersebut digelar pada pagelaran Halal Expo Indonesia (HEI) pada Jumat hingga Ahad, (6-8/12/2019) di ICE BSD, Tangerang Banten.

Dr Zaidul mengatakan, saat ini yang menjadi tantangan besar dalam mencegah pertumbuhan penyakit kronis di dunia yaitu Halal ataupun Haram. Menurutnya terdapat beberapa faktor manusia tidak dapat mengatasi hawa nafsu salahsatunya adalah gaya hidup,

“Bicara gaya hidup. Kita melihat dari penghasilan atau makanan yang dikonsumsi halal atau haramnya. Apa yang kita konsumsi itu, akan masuk kedalam gen darah kita. Akibatnya adalah, nafsu yang tidak dapat dikendalikan. Lalu, kita tidak peduli apa itu halal dan haram, imbasnya penyakit kronis berbahaya tumbuh dalam diri kita,” ungkap dr Zaidul.

 

Baca juga:

HEISpeak: Yuk Tampilkan Keindahan Islam dengan Menjaga Lingkungan!

 

Ia mengatakan, dalam pola hidup sehat perlu memperhatikan tentang kehalal-an yang akan masuk kedalam tubuh, karena zal halal itulah yang dapat melindungi gen darah dari segala macam penyakit yang berbahaya.

“Kita ambil contohnya, kalau kita mendapatkan penghasilan yang halal tapi kita cuek dengan apa yang kita konsumsi. Makan seenaknya, setan ikut dalam makanan yang ga halal itu, dibuat lupalah kita, akibatnya kita makan sebanyak-banyaknya yang kemudian dibuatlah kita menjadi malas, tidak ingin berolah raga. Badan gemuk timbun penyakit,” ungkapnya.

“Oleh karena itu kita perlu bertanya tentang kehalalan dari setiap restoran yang kita kunjungi. Jika tidak dapat dijelaskan dengan lengkao, berpindahlah,” ujarnya.

Kemudian, selain itu, dr Zainul menjelaskan tentang pola makan sehat ala Rasulullah. Dimana ia menjelaskan tentang shaum dan membatasi gula pada makanan yang dikonsumsi. Karena menurutnya, setelah halal telah didapatkan, pola makan dan hawa nafsu juga perlu di jaga.

“Kurangi makan malam. Banyakin konsumsi madu dan kurma di banding nasi. Dan kurangi gorengan. Insya Allah sehat,” katanya sambal mencontohkan tempe yang tidak perlu digoreng akan tetapi ditaburkan madu yang kemudian langsung di konsumsi.

Dalam kajiannya, ia mengajak jamaah yang hadir dalam kajian di pagelaran HEI untuk terus berusaha mengikuti pola hidup sehat cara Rasulullah. Dan ia mengimbau kepada para jamaah untuk mengkampanyekan halal dalam kehidupan sehari-hari. (hmz/gomuslim)

 

 

Baca juga:

Eks ‘Rocket Rokers’: Perkara Halal Bukan Hanya Makanan Tapi juga Pikiran


Back to Top