Pesantren KHAS Kempek Terpilih Jadi Pilot Project Pengembangan Ekonomi Syariah

gomuslim.co.id – Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon terpilih menjadi lokasi pertama proyek uji coba pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berbasis pondok pesantren. Peluncuran proyek ini dilakukan guna meningkatkan inklusi keuangan syariah serta pemberdayaan ekonomi di lingkungan pondok pesantren.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berbasiskan pondok pesantren akan direplikasikan kepada 3.300 pesantren di Indonesia selama periode 2020-2024.

“Proyek uji coba pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berbasiskan pondok pesantren ini terdiri atas edukasi dan literasi keuangan syariah serta pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah dan pembiayaan syariah lainnya,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (17/12/2019).

Selain itu, kegiatan uji coba ini meliputi pembukaan rekening syariah, program tabungan emas clean and gold serta pemberdayaan unit usaha kecil pesantren terkait halal value chain.

Menurut Iskandar, kehadiran proyek ini untuk mendukung peningkatan tingkat inklusi syariah di Indonesia. Hal tersebut mengingat survei OJK pada 2019 menunjukan bahwa inklusi syariah saat ini baru mencapai sembilan persen atau serupa dengan tingkat literasi keuangan syariah 8,93 persen.

Hal tersebut belum optimal mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Selain itu, potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah juga melimpah karena dukungan 21.921 pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada kegiatan ini juga dibentuk Unit Layanan Keuangan Syariah yang terintegrasi di pondok pesantren dengan fungsi memberi layanan keuangan syariah bagi civitas pondok pesantren dan masyarakat sekitar pondok pesantren, dan terbagi atas layanan perbankan syariah, pegadaian syariah, dan fintech syariah.

 

Baca juga:

Kemenhub Sumbangkan 200 Bus Sekolah untuk Pondok Pesantren

 

"Peningkatan standar kompetensi halal melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas produk halal pada UMK sekitar pondok pesantren juga menjadi salah satu fokus tujuan kegiatan yang akan berlangsung secara berkesinambungan ini," paparnya.

Kegiatan pilot project ini merupakan implementasi dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2016 yang diwujudkan melalui peningkatan akses masyarakat lintas kelompok termasuk pesantren sebagai upaya meningkatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Ke depan, Kemenko Perekonomian mengharapkan terwujudnya optimalisasi sinergi program lintas sektor dan daerah dalam rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di seluruh wilayah Indonesia secara terintegrasi.

Pada kesempatan sama, Pimpinan Pondok Pesantren KHAS Kempek KH Mustofa Aqiel Siradj mengatakan pihaknya siap mendukung adanya upaya untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah serta pemberdayaan ekonomi pesantren secara menyeluruh.

Peluncuran ini sendiri terselenggara atas kerja sama Kemenko Perekonomian Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan bersama Sekretariat Wakil Presiden, Bank Indonesia, OJK, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), BAZNAS, Kementerian ATR/BPN, Lembaga Keuangan Syariah (BRI Syariah, Pegadaian Syariah, Jamkrindo Syariah, Askrindo Syariah, Asosiasi Fintek Syariah Indonesia), serta Pemerintah Daerah. (jms/dbs/foto:suaracirebon)

 

 

Baca juga:

Gubernur Jatim Resmikan Unusa AFC untuk Kembangkan Program One Pesantren One Product


Back to Top