Usai Jadi Mualaf, Sinéad O'Connor Kenakan Hijab saat Konser di London

gomuslim.co.id – Penyanyi sekaligus penulis lagu Irlandia, Sinéad O'Connor kembali membuat publik ramai. Penyanyi terkenal yang sudah memutuskan memeluk Islam ini menggelar konser pertamanya setelah jadi mualaf di Sheperd's Bush Empires, London, Inggris pada Senin, (16/12/2019) lalu.

Seperti muslimah pada umumnya, pelantun "Nothing Compares 2 U" itu mengenakan hijab saat konser. Sinead O’Connor tampil dengan mengenakan baju hitam kotak-kotak dengan hijab hitam. Uniknya, ia tak mengenakan alas Kaki.

Sinead membuka penampilannya lewat lagu "Queen of Denmark" karya John Grant. Penonton pun bersorak-sorai. Sinead O'Connor menutup penampilannya lewat lagu "I Am Stretched on Your Grave".

Ini merupakan penampilan pertama Sinead O'Connor di Inggris sejak terakhir pada 2015 lalu. Namun dari konser ini, Sinead juga seakan mengumukan kalau 2020 akan menjadi tahun yang sibuk untuknya.

Penyanyi berusia 53 tahun itu mengenakan hijab di depan umum setelah masuk Islam bukan yang pertama kalinya. “Aku memakainya saat aku mau. Tidak ada aturan seperti itu. Saya tidak diharuskan seumuran untuk mengenakan jilbab. Saya memakainya karena saya menyukainya," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Arab News.

 

Baca juga:

Lima Tahun Vakum di Dunia Musik, Penyanyi Populer Asal Irlandia Ini Manggung dengan Kenakan Hijab

 

Sebelumnya, Sinead O'Connor sempat menyatakan ingin kembali menyanyi lagi. Pernyataan itu ia sampaikan di acara "The Late Late Show Irlandia" pada awal September 2019. Sinead pun membuktikan ucapannya soal ia kembali bernyanyi dalam konser ini.  

Pada 16 Desember lalu, menggelar konser di Pada Oktober 2018, penyanyi-penulis lagu Irlandia yang terkenal mengungkapkan di Twitter bahwa ia telah memeluk Islam dan mengubah namanya menjadi Shuhada 'Davitt.

Laporan Pusat Penelitian Pew 2016, Agama dan Pendidikan di Seluruh Dunia, menyebutkan diperkirakan populasi Muslim Irlandia berjumlah sekitar 70.000. Kemudian 2.000 di antaranya berprofesi sebagai dokter.

Sebuah sensus 2011 mencatat ada 49.204 Muslim, termasuk hampir 12.000 anak usia sekolah. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 51 persen sejak 2006. (jms/arabnews/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Resmi Jadi Mualaf, Penyanyi Terkenal Asal Irlandia Ceritakan Kisahnya Masuk Islam

 

 


Back to Top