Pemain Rugby Muslimah Afrika Selatan: Hijab Adalah Identitasku

gomuslim.co.id – Zahraa Hendricks menjadi pemain Rugby berhijab pertama di Afrika Selatan. Baru-baru ini, fotonya viral di media sosial ketika Hendricks berlari ke lapangan untuk bermain Rugby.

Zahraa mengatakan keputusan untuk bermain Rubgy adalah agar bisa mencetak gol banyak. Namun di luar itu, tujuan utama dia bermain olahraga favoritnya ini adalah supaya bisa mengatasi kesalahpahaman tentang hijab di masyarakat.

Menurutnya, banyak wanita Muslim yang mengenakan jilbab digambarkan sebagai orang yang tertindas. Tapi dalam kasus Zahraa berbeda, karena di timnya jilbab dipandang sebagai bagian dari identitas.

 

Baca juga:

Muslimah Inggris Ini Berjuang Hadapi Tantangan Dunia Sepakbola

 

"Banyak gadis Muslim mungkin merasa bahwa tidak ada tempat bagi mereka dalam olahraga kontak. Itu tidak benar. Aku bebas. Anggota tim saya berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi kami masih menganggap satu sama lain sama. Kami bekerja sama, tidak saling bertentangan," ujarnya seperti dilansir dari publikasi IOL.co.za, Jumat (20/12/2019).

Dengan memakai jilbab di lapangan, Zahraa memecah stereotip dan menyalurkan sikap merangkul orang-orang Afrika Selatan.

Di seluruh dunia, wanita Muslim menentang hambatan budaya dan stereotip untuk bersaing dan unggul di tingkat tertinggi olahraga. Misalnya dalam sepak bola, pagar, angkat besi, bola basket, hoki es dan banyak lagi.

Pada tahun 2016, 14 wanita Muslim berhasil meraih medali di Olimpiade Rio, termasuk pemain anggar Amerika Ibtihaj Muhammad, wanita Muslim pertama yang mewakili Amerika Serikat di podium.

Namun, olahraga lain terus mengalami diskriminasi serupa terhadap wanita berhijab. Kasusnya seperti dalam olahraga judo. Saat itu, judoka Indonesia Miftahul Jannah dilarang tampil di Asian Para Games karena dia menolak untuk melepas jilbabnya. (jms/IOL/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Inilah Sosok Muslimah Asal Somalia yang Jadi Model Hijab Pertama Burberry


Back to Top