IMSA Puji Muslim Indonesia yang Mampu Bentuk Wajah Baru Amerika

gomuslim.co.id – Warga Muslim Indonesia di Amerika dan Kanada menggelar Muktamar ke-20 IMSA yang mengangkat tema “Hijrah” dengan berkumpul di Chicago pada 24 hingga 28 Desember 2019.

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Iwan memuji peran Muslim Indonesia yang turut membentuk wajah baru Amerika. Ia mengungkapkan  muktamar tahunan IMSA menjadi forum penting untuk membahas berbagai isu strategis bersama yang dapat memberi manfaat, sumbangsih, maupun kontribusi positif dan konkrit, bukan hanya bagi komunitas maupun diaspora Muslim Indonesia, namun juga publik Amerika secara keseluruhan.

“Selama ini kita mencatat bahwa komunitas Muslim Indonesia di Amerika terbukti telah berperan besar bagi kemajuan dan pembangunan dalam berbagai bidang. Kata Iwan, Muslim Amerika berperan penting dalam membantu memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia dan Amerika, khususnya people to people contacts and links.

“Masyarakat Muslim Indonesia di Amerika Serikat yang selama ini menunjukkan wajah Islam yang teduh, moderat, toleran, dan maju, menjadikan mereka sebagai duta Indonesia yang positif, produktif dan inspiratif. Mereka sangat layak menjadi role model bagi komunitas lainnya di Amerika Serikat,” jelas Iwan yang dilansir kantor berita VOA pada Jumat (27/12/2019).

 

Baca juga:

Muslim Amerika Bahas Cara Bangun Pemahaman Islam di Masyarakat

 

Sementara itu, Presiden IMSA Syafrin Setiawan Murdaz mengatakan, lebih dari 1.200 peserta hadir, dengan 50 persen adalah pemuda dan anak-anak. Dengan Malaysia Islamic Study Group (MISG) atau Kelompok Kajian Islam Malaysia, muktamar menghadirkan pembicara dari Indonesia, Amerika dan Malaysia, yaitu Adi Hidayat, namun batal hadir.

Muktamar akan berlangsung hingga 28 Desember, diisi berbagai pembahasan yang dikaitkan tema tahun ini, "Hijrah: Transforming Oneself in Challenging Times". Selain sesi-sesi umum, ada sesi khusus bagi perempuan, (disebut Yaumun Nisa) dan sesi-sesi untuk peserta dalam kelompok usia, mulai dari anak-anak, youth, dan pemuda (yang disebut Yaumus Shabab). (hmz/voa)

 

Baca juga:

Hidupkan Kembali Semangat Islam, Muslim Amerika Utara Gelar Konvensi Tahunan Pekan Ini


Back to Top